BogorOne.co.id | Tamansari – Kepala dinas pendidikan Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah lakukan kunjungan kerja sekaligus embinaan kepala sekolah se-Kecamatan Tamansari.
Dalam kunjungan kali ini ke SDN Gadog 2 Desa Sukajadi Kecamatan Tamansari yang dihadiri, kabid GTK, kasi GTK SMP, kasi GTK SD kasi GTK Paud, K3SD, Pengawas, PGRI, dan seluruh kepala sekolah se-kecamatan Tamansaei, Selasa (1/3/2022).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah mengatakan, intinya pembinaan kepada para kepala sekolah dimana kita memiliki kewajiban menyampaikan kaitan dengan tugas dan tufoksi mereka sebagai kepala sekolah.
Kemudian pembinaan dalam rangka kaitan dengan pembelajaran tatap muka (PTM), pendidikan profesi guru (PPG), serta kaitan dengan adanya PP nomor 34 tahun 2021 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyakup tufoksi keseluruhan Kepala Sekolah, supaya mereka dapat memahami dan mengerti apa yang harus dilakukan kedepannya tentang aturan-aturan yang bersifat pencerahan,” ujarnya.
Untuk PTM di kabupaten Bogor sendiri penerapannya baru 50 persen dari jumlah siswa. Karena Kabupaten Bogor masih dalam PPKM level 3. Namun kami juga membuka terobosan-terobosan yang 50 persen nya lagi yakni melaksanakan pembelajaran guru-guru bisa menjemput siswa-siswi ke lokasi-lokasi tertentu sehingga mereka bisa belajar di tempat yang memang mereka kesulitan didalam pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Lebih lanjut Juanda menuturkan, adapun pencapaian vaksinasi di tingkat pelajar se-Kabupaten Bogor sudah 100 persen dan tahapan anak 6 sampai 11 tahun 40 persen.
Untuktingkat remaja atau SMP sudah 100 persen dan untuk tahap anak-anak 6 sampai dengan 11 tahun ini sedang berjalan sekitar 40 persen untuk vaksin yang kedua. Katanya
Untuk Kurikulum yang baru akan kita akan terapkan untuk tahun 2022 akan kita siapkan karena kita akan menghadapi PPDB dan akan menghadapi akhir semester dan nanti akan ditentukan di ajaran baru 2022/2023,” tambahnya.
Sementara itu Ketua kelompok kerja kepala sekolah (K3SD) Anung menyampaikan, kunjungan kepala dinas pendidikan Kabupaten Bogor, tujuannya silaturahmi dan sharing kedinasan untuk mengingatkan tugas dan kewajiban Kepala sekolah.
Anung juga mengatakan ada beberapa Indikator dari pembinaan yakni tentang disiplin kerja, berpakaian dan juga masalah absen sicantik yang harus di sampaikan ke para guru,” ucapnya. (Yud)























Discussion about this post