BogorOne.co.id | Kota Bogor – Warga Kelurahan Ranggamekar dan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, melaporkan adanya dugaan penjualan minuman keras di sebuah toko jamu. Kecurigaan muncul karena pemilik toko kerap beralasan kehabisan stok jamu saat didatangi pembeli.
Seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, ia beberapa kali hendak membeli jamu untuk kesehatan. Namun, penjual selalu menyatakan jamu habis atau air panas tidak tersedia.
“Saya sempat beberapa kali ingin minum jamu karena badan kurang sehat. Setiap mau memesan jamu, penjual selalu mengatakan habis. Namun, setelah saya pantau, banyak yang datang membeli sesuatu yang dibungkus plastik hitam,” ujarnya, Minggu, 15 Februari 2026.
Warga mengaku resah karena pembeli yang datang didominasi pelajar, pengemudi angkutan kota, bahkan anak di bawah umur. Menurut pengamatan warga, transaksi tersebut diduga penjualan minuman keras.
Warga berharap pihak berwenang segera menindak dugaan penjualan minuman keras tersebut. Ia mengaku telah melaporkan kasus ini, namun hingga kini belum ada tindakan tegas dari aparat.
“Saya memohon kepada pihak berwajib untuk bekerja sama dengan warga memberikan efek jera kepada para penjual. Sudah pernah melakukan laporan, tapi sepertinya belum ada tindakan,” tandasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post