BogorOne.co.id | Kota Bogor – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bogor Unit Pelaksana Dinas Perhubungan melakukan kunjungan ke Kampung Perca di Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis (25/03/21).
Dalam kunjungannya didampingi Lurah Sindangsari Asep Faisal Rahman, Ketua DWP Kota Bogor Ibu Rossy Eko Prabowo mengatakan, kunjungan tersebut sudah diagendakan sebelumnya karena di DWP Dishub Kota Bogor miliki tiga bidang diantaranya pendidikan, ekonomi dan seni budaya.
“Kita berkunjung ke kampung perca karena ini bidang pendidikan. Bidang ini harus bisa menguasai apa yang mereka pegang di bidang pendidikan. Makanya ini suatu hal yang dapat bermanfaat bagi dharma wanita,” ucapnya.
Istri dari Kadishub Kota Bogor Eko Prabowo ini mengaku, sengaja mengajak para anggotanya untuk melihat dan belajar bahwa di Kota Bogor juga ada potensi untuk belajar memanfaatkan limbah kain bekas sehingga bisa bermanfaat.
“Saya ingin ibu ibu bermutu, berkualitas, bermanfaat dan menunjukan beroganisasi yang positif. Kenapa di kampung perca ? ada edukasi manfaat bahwa kain yang sudah tidak terpakai ternyata masih bisa dimanfaatkan seperti dijadikan masker, bantal, aksesoris dan lainnya,” ujarnya.
Rossy berharap setelah kunjungan, para anggota bisa termotivasi dan semakin kreatif untuk memanfaatkan kain bekas yang ada dirumah, entah itu nanti pakai mesin jahit atau jahit tangan.
Masih kata Rossy, keberadaan kursus menjahit di Kampung Perca ini sangat luar biasa, warganya kreatif dan ada kemauan untuk mengambil peluang apalagi sekarang sedang masa pandemi. Jadi bisa menghasilkan untuk mendongkrak perekonomian warga itu sendiri.
“Disamping itu, saya juga termotivasi oleh Ibu Yane Ardian dan Ibu Yanti A. Rachim yang terus mendukung produk dan para pelaku UMKM di Kota Bogor. Mudah mudahan bisa terus berkembang, maju dan produknya semakin berkualitas,” katanya.
Sementara itu, Lurah Sindangsari Asep Faisal Rahman menyambut hangat kunjungan DWP Dishub Kota Bogor ke Kampung Perca. Menurutnya, kunjungan tersebut membuktikan bahwa ada suatu support baik secara mental maupun semangat untuk kaum ibu di Kampung Perca supaya bisa terus berkarya.
“Mudah mudahan ini menjadi tolak ukur untuk kemajuan umkm khususnya dimasa pandemi ini. Kegiatan ini juga diprakarsai ibu ibu yang menciptakan suatu kegiatan dengan memanfaatkan bahan bahan tidak terpakai yang sehingga menjadi produk bernilai ekonomis,” imbuhnya.
Asep berharap, kunjungan ini juga dapat menambah motivasi, semangat dan membuka jalan untuk kaum ibu di Kampung Perca untuk menuju kondisi yang lebih baik dan maju.
Terkait dengan pemasaran produk, Asep mengaku, sementara masih dipasarkan secara manual atau secara langsung ke teman, kerabat, instansi, organisasi dan sebagainya untuk memperkenalkan bahwa produk di Kampung Perca ini bisa menjadi produk yang memiliki daya saing di pasar yang luas.
“Insyaallah nanti dengan bertambahnya sarana dan prasarana juga kemampuan kaum ibu bisa memiliki daya saing yang sepadan. Kita juga sudah bekerjasama dan mendapat dukungan dari Deskranasda terkait perluasan pemasaran produk di Kampung Perca,” tandasnya. (Pik)






















Discussion about this post