BogorOne.co.id | Kairo – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah timur laut Mesir pada Senin dini hari, 3 Agustus 2026. Getaran gempa yang berpusat di Provinsi Ismailia itu dirasakan hingga sejumlah wilayah, termasuk Ibu Kota Kairo.
Badan Manajemen Bencana dan Darurat Turki melaporkan, gempa terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat atau pukul 00.00 GMT. Episentrum gempa berada pada kedalaman relatif dangkal, yakni 5,47 kilometer.
Kedalaman pusat gempa yang dangkal membuat getaran terasa cukup luas di sejumlah kawasan Mesir. Sejumlah media lokal melaporkan warga di beberapa wilayah merasakan guncangan, meski belum ada laporan mengenai dampak serius akibat peristiwa tersebut.
Hingga Senin pagi, belum ditemukan laporan korban meninggal maupun kerusakan bangunan. Bulan Sabit Merah Mesir menyatakan masih melakukan pemantauan dan belum menerima informasi mengenai korban luka ataupun kerugian material.
Lembaga kemanusiaan itu mengingatkan masyarakat agar menjauhi bangunan tua atau struktur yang mengalami retakan untuk mengurangi risiko apabila terjadi gempa susulan.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Mesir mengaktifkan prosedur tanggap darurat dengan meminta fasilitas kesehatan di berbagai wilayah meningkatkan kesiapsiagaan. Sejumlah rumah sakit juga ditempatkan dalam status siaga maksimal guna menghadapi kemungkinan adanya korban apabila dampak gempa berkembang.
Gempa di Ismailia menjadi perhatian pemerintah Mesir karena wilayah tersebut berada tidak jauh dari kawasan padat penduduk di sekitar Delta Nil, termasuk Kairo yang berjarak sekitar 100 kilometer dari pusat gempa.
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post