30.6 C
Bogor
Rabu, 28 Juli 2021

Ingat! Mulai Besok, Pemkot Bogor Kembali Terapkan PPKM Skala Mikro

Must read

Bersinergi! SBI Gelar Vaksinasi Bagi Warga Klapanunggal

BogorOne.co.id | Bogor - Dalam rangka membantu percepatan program vaksinasi di Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkolaborasi dengan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI)...

Ketua Kadin Kota Bogor Terkonfirmasi Positif Covid-19

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Kabar mengejutkan datang dari Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Bogor Almer Faiq Rusydi, yang diketahui terpapar virus Covid-19...

Gedung DPRD Dijadikan Centra Vaksinasi Bagi Warga Tansa

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pemberian vaksin kepada masyarakat yang diinisiasi Polresta Bogor Kota terus digalakan. Saat ini, gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Kebijakan PPKM Level 4 Bikin Usaha Hotel dan Restoran Makin Terpuruk

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 membuat seluruh sektor usaha menjerit, tak terkecuali untuk sektor hotel dan...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan PPKM berskala mikro sesuai intruksi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mulai tanggal 22 Juni 2021 sampai 5 Juli 2021.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, Pemkot Bogor tentu akan mengikuti kebijakan tersebut diantaranya pembatasan jam operasional bagi sektor usaha yang sebelumnya pukul 21.00 WIB, dimajukan menjadi pukul 20.00 WIB.

Adapun tambahan lainnya, masih kata Dedie, menerapkan work from home (WFH) sebanyak 75 persen dan work from office (WFO) 25 persen. “Sekarang sedang dikomunikasikan dengan internal Pemkot Bogor, bagaimana pelaksanakan 75 persen WFH ini bisa diimplementasikan dengan segera,” ucapnya, Senin (216/2021).

Dedie menambahkan, sedangkan untuk uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) masih ditunda sampai waktu yang belum di tentukan.

“kita sedang berusaha yang paling penting saat ini yakni penambahan jumlah pelayanan tempat tidur dirumah sakit. Ada kekurangan sekitar 183 tempat tidur dirumah sakit yang sedang kita upayakan dapat dipenuhi dari lokasi penanganan non covid yang kita kurangi, dan menambah jumlah layanan untuk covid,” katanya.

Dedie mengaku, sudah dilakukan rapat antara wali kota dengan seluruh pimpinan rumah sakit di Kota Bogor yang berjumlah 21 rumah sakit.

“Mudah mudahan dalam waktu dekat ada solusi yang memadai agar langkah-langkah penanganan kedaruratan ini bisa kita antisipasi dengan baik sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya. (Fik)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Bersinergi! SBI Gelar Vaksinasi Bagi Warga Klapanunggal

BogorOne.co.id | Bogor - Dalam rangka membantu percepatan program vaksinasi di Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkolaborasi dengan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI)...

Ketua Kadin Kota Bogor Terkonfirmasi Positif Covid-19

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Kabar mengejutkan datang dari Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Bogor Almer Faiq Rusydi, yang diketahui terpapar virus Covid-19...

Gedung DPRD Dijadikan Centra Vaksinasi Bagi Warga Tansa

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pemberian vaksin kepada masyarakat yang diinisiasi Polresta Bogor Kota terus digalakan. Saat ini, gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Kebijakan PPKM Level 4 Bikin Usaha Hotel dan Restoran Makin Terpuruk

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 membuat seluruh sektor usaha menjerit, tak terkecuali untuk sektor hotel dan...

Peringati HAN, Orsap PPP dan PSS Berbagi 100 Paket Snack

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Peringati Hari Anak Nasional HAN), Perhimpunan Sadulur Salembur (PSS) gandeng organisasi sayap (Orsap) PPP, membagikan 100 paket sembako dan...