BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Setelah ditetapkan tersangka dan dinyatakan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), mantan Sekretaris Dinas (Sekdis) Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kabupaten Bogor, Sumardi juga tak lagi mendapatkan gaji sebagai ASN.
Hal itu diungkapkan, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan.
Menurutnya, Dinas Perdagangan dan Industri telah menangguhkan gaji Sumardi sebagai Sekdisdagin Kabupaten Bogor
“Gaji pokok Sumardi sudah ditangguhkan pembayarannya oleh Disdagin ke BPKAD,” ujar Irwan kepada wartawan, Rabu (31/08/22).
Sumardi akan diberhentikan apabila ditahan dan dinyatakan sebagai tersangka. Kalau diaturan pemberhentian itu apabila PNS ditahan dan dinyatakan sebagai tersangka
“Ini kan dinyatakan tersangka tapi tidak dilakukan penahanan jadi secara aturan belum bisa diberhentikan ia masih aktif bertugas,” ungkapnya
Namun, jika Sumardi ditahan tentunya status Kepegawaiannya akan diberhentikan. Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bogor masih mengedepankan asas praduga tak bersalah
“Akan diberhentikan, itu pun setelah ketuk palu,” tegasnya
Sementara, dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Bogor akan melakukan rotasi dan mutasi. Hal itu mencuat setelah Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan berencana merotasi pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor.
Bahkan rencananya rotasi ini akan dilakukan secara besar-besaran mulai dari pejabat eselon IV, III dan II hingga pejabat tinggi pratama.
“Iya pihaknya tengah mempersiapkan daftar rotasi pejabat. Tapi untuk waktunya nanti menunggu informasi kelanjutan dari Plt Bupati,” terang Irwan
Lanjut dia, rotasi dan mutasi ini juga dilakukan untuk mengisi beberapa posisi jabatan yang kosong. Selain itu, rotasi ini juga untuk melakukan penyegaran dan mendongkrak kinerja SKPD maupun pemerintah kecamatan.
“Berdasarkan data, untuk eselon II ada 4 jabatan yang harus segera diisi, Eselon III ada 17 dan Eselon IV sebanyak 40 jabatan yang kosong,” pungkasnya
Sebelumnya, Plt Bupati Bogor berencana melakukan rotasi dan mutasi di sejumlah dinas. Rencana ini muncul karena ia melihat banyak pejabat ditingkat kepala dinas sudah tidak bisa bekerjasama lagi.
“Iya saya akan rotasi, saya akan koordinasi dulu dengan pihak terkait, seperti Kemendagri,” tandasnya. (Yud)
























Discussion about this post