BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pembangunan Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) di Kabupaten Bogor rampung seluruhnya. Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan proyek lanjutan berupa pembangunan dua jembatan utama dimulai pada 2026, disusul konstruksi flyover Bomang pada 2027.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, mengatakan berdasarkan laporan terakhir, pengerjaan ruas jalan tersebut telah selesai 100 persen.
“Sudah 100 persen,” kata Suryanto, Kamis, 19 Februari 2026.
Setelah penyelesaian jalan, pemerintah daerah menyiapkan pembangunan Jembatan Situ Naggerang dan Jembatan Pesanggrahan. Jembatan Situ Naggerang dirancang memiliki bentang sekitar 150 meter dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp60 miliar. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas sekaligus memperlancar arus kendaraan di kawasan tersebut.
Adapun Jembatan Pesanggrahan akan difokuskan pada rekonstruksi guna meningkatkan kapasitas dan keamanan struktur. Kedua proyek dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2026 sebagai bagian dari penguatan infrastruktur di wilayah penyangga Ibu Kota.
Sementara itu, pembangunan flyover Bomang direncanakan dimulai pada 2027 dengan dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Semula, desain flyover dirancang empat lajur dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp500 miliar. Namun setelah evaluasi, desain disederhanakan menjadi satu jalur selebar kurang lebih 10 meter. Dengan perubahan tersebut, kebutuhan anggaran ditekan menjadi sekitar Rp140 miliar.
“Flyover-nya dibikin satu jalur tetapi lebarnya 10 meteran, itu di angka Rp140-an miliar, bisa kurang bisa lebih,” ujar Suryanto.
Penyederhanaan desain itu ditempuh untuk mempercepat realisasi proyek tanpa mengubah fungsi utama flyover sebagai pengurai kemacetan di koridor Bomang.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post