BogorOne.co.id | Kota Bogor – Menjelang Hari Raya Idulfitri, jasa penukaran uang baru mulai bermunculan di sejumlah ruas jalan di Kota Bogor. Sejumlah warga memanfaatkan meningkatnya kebutuhan uang pecahan kecil dengan membuka layanan penukaran uang secara musiman.
Pantauan, Rabu, 11 Maret 2026, dua penjual jasa penukaran uang terlihat membuka lapak di Jalan Abdullah bin Nuh, tepatnya di depan Pengadilan Agama Kota Bogor. Mereka berdiri di dua sisi jalan sambil menawarkan jasa kepada pengendara maupun warga yang melintas.
Beragam pecahan uang disediakan, mulai dari Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000 hingga Rp20.000. Pecahan tersebut umumnya dibutuhkan masyarakat untuk tradisi berbagi uang saat Lebaran.
Para penukar uang memajang deretan uang baru serta papan bertuliskan jasa penukaran uang guna menarik perhatian calon penukar.
Salah satu penjual, Juliana, mengatakan ia sudah lama menjalankan usaha penukaran uang yang bersifat musiman tersebut. Tahun ini ia kembali berjualan bersama suaminya di lokasi yang sama.
“Sudah lama jualan seperti ini. Sekarang bareng suami di sini,” kata Juliana.
Ia menjelaskan, biaya jasa penukaran dipatok Rp15 ribu untuk setiap Rp100 ribu uang yang ditukarkan. Adapun minimal penukaran yang dilayani sebesar Rp100 ribu.
Menurut dia, masyarakat dapat menukarkan uang secara tunai maupun melalui transfer di lokasi.
Dalam sehari, Juliana mengaku bisa menukar uang hingga Rp5 juta. Dari jumlah itu, keuntungan yang diperoleh dapat mencapai sekitar Rp750 ribu, meski bergantung pada jumlah pembeli.
Ia menuturkan pecahan Rp5.000 menjadi yang paling banyak dicari masyarakat. “Kebanyakan yang dicari pecahan lima ribuan, sudah banyak juga yang menukar,” ujarnya.
Juliana mengatakan mulai berjualan sejak Senin lalu dan berencana membuka lapak hingga malam takbiran. Menurut dia, periode menjelang Lebaran menjadi waktu paling ramai karena permintaan uang pecahan kecil biasanya meningkat.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post