24.6 C
Bogor
Minggu, 28 November 2021

Kadisdik : PTM Tahap 6 Total 57 SD Tetap Berjalan

Must read

Selain Maju di Pilgub Jabar, Hanura Dukung Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024

BogorOne.co.id | Bandung - Hanura Jawa Barat siap mendukung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk maju kembali menjadi Gubernur Jawa Barat atau berkompetisi di...

Tiang Listrik di Punncak Meledak, Warga Panik

BogorOne.co.id | Cisarua - Suara ledakan mengagetkan warga Kampung Cijulang, RT 03/05, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor Suara ledakan itu berasal dari sebuah...

Pungli Duit BPNT, Kades Sukaharja Diciduk Tim Sauber Pungli Polda Jabar

BogorOne.co.id | Ciomas - Seorang oknum Kepala Desa (Kades) Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor diamankan Tim Tindak II Saber Pungli Jabar. Penangkapan terhadap RAH (55...

DPS Pertanyakan Peran Pemerintah Dalam Program RTLH di Pasir Jaya

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Masih banyaknya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang belum terealisasi di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat membuat...

BogorOne.co.id | Kota Bogor –  Terungkapnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terjadi di dunia pendidikan yakni 24 orang meliputi guru dan siswa di SDN Sukadamai 2 tak mempengaruhi untuk keberlangsungan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor berencana akan terus melanjutkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahap 6 di jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Bogor.

PTM terbatas tahap 6 tingkat SD tersebut, mulai dilaksanakan Senin (22/11/2021). “Ada 57 SD yang akan melakukan PTM tahap 6. Semua sudah diverifikasi secara faktual dan sebagainya,” ucap Kadisdik Kota Bogor, Hanafi, Minggu (21/11/21).

Menurut Hanafi, PTM terbatas tahap 6 merupakan tahapan terakhir di lingkup SD di Kota Bogor. Namun, hanya kelas 4, 5, dan 6 saja. Sedangkan untuk kelas 1, 2, dan 3 belum dapat dilakukan tatap muka.

“Sekarang tingkat vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor sudah 90 persen, artinya dengan ikhtiar tersebut diharapkan tak terjadi lonjakan yang mengakibatkan anak-anak terpapar Covid-19,” ujarnya.

Kendati demikiaan, protokol kesehatan harus tetap dilakukan baik menjaga jarak, tidak berkerumun, termasuk bagi siswa yang sedang sakit tidak dianjurkan untuk pergi ke sekolah.

“Prokes ini perlu kita ingatkan. Termasuk anak pulang sekolah, banyak yang jualan, kita koordinasikan dengan kelurahan agar yang berjualan harus dikontrol, jangan sampai mereka jajan berakibat terpapar covid,” pungkasnya. (Fik)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Selain Maju di Pilgub Jabar, Hanura Dukung Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024

BogorOne.co.id | Bandung - Hanura Jawa Barat siap mendukung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk maju kembali menjadi Gubernur Jawa Barat atau berkompetisi di...

Tiang Listrik di Punncak Meledak, Warga Panik

BogorOne.co.id | Cisarua - Suara ledakan mengagetkan warga Kampung Cijulang, RT 03/05, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor Suara ledakan itu berasal dari sebuah...

Pungli Duit BPNT, Kades Sukaharja Diciduk Tim Sauber Pungli Polda Jabar

BogorOne.co.id | Ciomas - Seorang oknum Kepala Desa (Kades) Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor diamankan Tim Tindak II Saber Pungli Jabar. Penangkapan terhadap RAH (55...

DPS Pertanyakan Peran Pemerintah Dalam Program RTLH di Pasir Jaya

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Masih banyaknya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang belum terealisasi di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat membuat...

Data Kependudukan Memerlukan Kebaharuan

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Kesadaran warga untuk mengurus akte kelahiran, saat ini sudah cukup bagus. Penilaian itu muncul jika diukur dari persentase jumlah...