• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, Mei 15, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home POLITIK

KEMARAHAN RAKYAT YANG MEMUNCAK SEBUAH REFLEKSI NURANI

Redaksi by Redaksi
31 Agustus 2025
in POLITIK
0
Kemarahan rakyat

Firdaus Roy, Ketua Umum Forum Anak Negeri Nusantara (FANN). Foto : Dok. pribadi/Ist.

71
SHARES
71
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Firdaus Roy

Ketua Umum Forum Anak Negeri Nusantara (FANN)

 

BogorOne.co.id | Kemarahan rakyat tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia bukan sekadar letupan emosional tanpa dasar, bukan pula perilaku massa yang kehilangan arah. Kemarahan rakyat lahir dari akumulasi luka, dari perasaan dikhianati oleh mereka yang mestinya melindungi. Ia adalah jawaban dari pertanyaan panjang yang tak kunjung dijawab negara.

BERITA LAINNYA

Revisi Undang-undang pemilu

DPR Tolak Pemerintah Ambil Alih Pembahasan RUU Pemilu

13 Mei 2026
Selat Hormuz

Lima Pelaut Hilang setelah Kapal Kargo Iran Diserang di Dekat Selat Hormuz

9 Mei 2026
Yaqut

KPK Perpanjang Penahanan Yaqut di Kasus Kuota Haji

8 Mei 2026
Sastra Winara

Sastra Winara Dukung Pengusutan Dugaan Jual Beli Jabatan

8 Mei 2026

Sejarah dunia, termasuk sejarah bangsa kita, menunjukkan bahwa ketika rakyat marah, itu berarti ada sesuatu yang salah. Bukan pada rakyat, melainkan pada sistem yang seharusnya menjaga keadilan tetapi justru mengkhianatinya.

Mengapa Rakyat Bisa Gelap Mata?

Rakyat pada dasarnya sabar. Mereka rela bekerja keras, membanting tulang, mengalah pada kenyataan pahit. Mereka bertahan karena percaya bahwa ada negara yang menjamin hak mereka. Tetapi ketika kepercayaan itu dihancurkan, ketika suara mereka tidak didengar, ketika janji tinggal janji, maka kesabaran berubah menjadi bara api.

Bara itu lama-lama membesar. Ia berubah menjadi api amarah yang tak lagi bisa dikendalikan. Dalam kondisi itulah rakyat bisa gelap mata, bertindak membabi buta, seolah-olah tanpa arah. Namun di balik itu, sesungguhnya ada satu alasan sederhana: mereka kecewa.

Kekecewaan adalah sumber segala letupan itu. Dan kekecewaan rakyat bukan sesuatu yang remeh. Ia lahir dari rasa lapar, dari ketidakadilan, dari pengkhianatan.

Apakah Negara dan Pejabat Tidak Bisa Disalahkan?

Pertanyaan ini penting apakah negara dan pejabat tidak bisa disalahkan?

Ketika rakyat marah, mengapa yang pertama kali dituding adalah mereka? Mengapa negara begitu cepat melabeli rakyat sebagai anarkis, perusuh, pengacau ketertiban umum?

Padahal, jika kita berani bercermin, penyebab kemarahan rakyat justru ada pada negara dan pejabat itu sendiri.

Negara yang gagal menegakkan hukum dengan adil.

Pejabat yang sibuk memperkaya diri, lupa pada sumpah jabatan.

Kebijakan yang lebih menguntungkan segelintir elite ketimbang rakyat banyak.

Maka, bila rakyat marah, sebenarnya itu adalah cermin. Cermin yang memperlihatkan wajah asli negara yang kehilangan nurani.

Nurani yang Hilang dari Kekuasaan

Kekuasaan, pada awalnya, adalah amanah. Ia diberikan oleh rakyat dengan penuh harapan. Namun sering kali, kekuasaan berubah menjadi candu. Para pejabat lupa bahwa mereka hanyalah pelayan rakyat. Mereka lebih suka dipanggil tuan, padahal seharusnya menjadi hamba.

Nurani kekuasaan mulai hilang ketika rakyat hanya dipandang sebagai angka dalam statistik, bukan manusia dengan perasaan dan kebutuhan. Hilang ketika pemimpin lebih sibuk menjaga kursinya daripada menjaga kesejahteraan rakyat. Hilang ketika hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas.

Sejarah yang Berulang

Sejarah bangsa-bangsa di dunia membuktikan, amarah rakyat bisa meruntuhkan singgasana. Dinasti runtuh, rezim tumbang, kekuasaan hancur semua karena melupakan rakyat.

Tiongkok dengan Revolusi Xinhai, Prancis dengan Revolusi 1789, Indonesia dengan reformasi 1998 dan  akhir agustus 2025 ini, semuanya lahir dari amarah rakyat yang tidak lagi bisa ditahan. Air yang menopang perahu, akhirnya menenggelamkannya.

Maka, mengapa kita harus kaget jika hari ini rakyat pun mulai marah? Apakah kita lupa bahwa tanpa rakyat, negara ini tidak ada apa-apanya?

Jangan Salahkan Rakyat

Menyalahkan rakyat yang marah sama saja menutup mata dari kebenaran.

Jangan salahkan mereka yang lapar, salahkan sistem yang membiarkan perut mereka kosong.

Jangan salahkan mereka yang berteriak, salahkan pejabat yang menutup telinga.

Jangan salahkan mereka yang kecewa, salahkan pemimpin yang berkhianat pada janji.

Rakyat bukanlah musuh negara. Rakyat adalah pemilik sah negara. Jika mereka marah, itu tandanya ada yang salah pada mereka yang sedang berkuasa.

Tanya Nurani Masing-Masing

Pada akhirnya, kita harus jujur bertanya pada nurani masing-masing

Apakah kemarahan rakyat ini murni kesalahan rakyat?

Ataukah ini akibat dari negara dan pejabat yang mengabaikan tanggung jawabnya?

Kemarahan rakyat memang bisa membabi buta, tetapi ia bukan kejahatan.

Ia adalah peringatan.

Ia adalah tanda bahwa negara sudah melenceng dari jalan keadilan.

Dan bila negara tidak segera berubah, maka amarah rakyat akan menjadi badai yang menghancurkan. Sebab rakyat bisa sabar, tetapi tidak bisa selamanya dibohongi.

Mari tanya nurani masing-masing

Apakah kita masih berpihak pada rakyat, atau kita sudah ikut menjadi bagian dari pengkhianatan itu?

Editor             : R. Muttaqien

Tags: berita opini

Related Posts

Revisi Undang-undang pemilu
POLITIK

DPR Tolak Pemerintah Ambil Alih Pembahasan RUU Pemilu

13 Mei 2026
Selat Hormuz
PERISTIWA

Lima Pelaut Hilang setelah Kapal Kargo Iran Diserang di Dekat Selat Hormuz

9 Mei 2026
Yaqut
POLITIK

KPK Perpanjang Penahanan Yaqut di Kasus Kuota Haji

8 Mei 2026
Sastra Winara
BOGOR RAYA

Sastra Winara Dukung Pengusutan Dugaan Jual Beli Jabatan

8 Mei 2026
Dudung
POLITIK

Dudung Sebut Banyak Celah Korupsi dalam Pelaksanaan MBG

7 Mei 2026
10 warga negara Indonesia
POLITIK

Tanpa Tasrih, 10 WNI Tersandung Kasus Haji Ilegal

6 Mei 2026
Next Post
Sri Mulyani

Rumah Menkeu Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

Sudah Saatnya Aktivis Pimpin Kota Bogor

Sudah Saatnya Aktivis Pimpin Kota Bogor

19 Desember 2023
wisata puncak

Wisata Alam Jadi Tren, Puncak Bogor Diprediksi Diserbu Jutaan Wisatawan Saat Lebaran

17 Maret 2026
DPRD Jabar – Pemkab Bogor Hearing Kick Off Pembentukan DOB

DPRD Jabar – Pemkab Bogor Hearing Kick Off Pembentukan DOB

20 September 2023
Pantai Pudak dan Songgo Langit

Pantai Pudak dan Songgo Langit Jadi Destinasi Favorit Baru di Blitar Selatan

15 Juni 2025

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In