BogorOne.co.id | Cibinong – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terus melakukan penataan transportasi ke daerah-daerah penyangga ibukota, ke depan rencananya program bus Buy The Service (BTS) akan mengaspal hingga kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor.
Plt Kepala BPTJ, Suharto mengatakan,
rencana tersebut akan dilakukan setelah BPTJ sukses menjalankan program BTS Cibinong-Ciparigi yang mulai dilaksanakan pada Februari mendatang.
“Tahap awal kita dari Cibinong ke Ciparigi yang langsung kota Bogor, insya allah ke depan sampai ke Cisarua (Puncak),” ungkap Suharto, Kamis 4 Januari 2024.
Sementara Penjabat (Pj) Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengaku akan membahas hal tersebut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Kita akan bahas bersama dengan TAPD untuk penambahan satu koridor lagi yang mengarah ke Puncak. Mungkin di perubahan APBD 2024,” ujar Pj Bupati.
Meski begitu, Asmawa menyebut penyediaan transportasi massal hingga ke Kawasan Wisata Puncak tetap memerlukan dukungan pemerintah pusat meski menggunakan APBD Perubahan tahun anggaran 2024.
Menurut dia, kendala terkait transportasi massal di Kabupaten Bogor pertama kebijakan kemudian dukungan.
“Kalau dukungan dari pemerintah pusat kan saya pikir sekarang kita bisa saksikan. Namun kebijakannya yang juga harus dirumuskan. Mari sama-sama laksanakan,” paparnya.
PJ Bupati Bogor Asmawa yang juga merupakan Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu juga mengungkapkan,
bahwa selain menyiapkan infrastruktur, juga harus mengedukasi masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal yang disediakan pemerintah.
Sebelumnya diberitakan, Badan BPTJ akan mengoperasikan angkutan umum bus Buy The Service (BTS) rute Cibinong-Ciparigi pada Februari mendatang.
Suharto mengungkapkan, layanan BTS yang melintas di dua wilayah yakni Kabupaten Bogor dan Kota Bogor itu merupakan layanan terintegrasi untuk mempermudah masyarakat pengguna angkutan umum.
“Ini merupakan suatu layanan integrasi antara Kabupaten Bogor (Cibinong) dengan kota Bogor (Ciparigi). Sehingga masyarakat akan lebih diuntungkan dengan adanya suatu layanan integrasi angkutan umum dengan skema BTS,” tuturnya.
Lebih lanjut Suharto menjelaskan, nantinya pelayanan BTS Cibinong-Ciparigi tersebut akan sama seperti Biskita Kota Bogor yang telah beroperasi sejak 2022.
“Jadi Februari Insyaallah (beroperasi). Itu satu koridor dulu, kemudian kita akan menggunakan sekitar 10 menit kira-kira satu koridor selesai. Kita hitung karena highway nya sudah jelas setiap 10 menit. Jadi mungkin bisa 15 bus,” tandas dia. (Rdt)
























Discussion about this post