BogorOne.co.id – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, seni tradisional kerap dipandang sulit bersaing dengan berbagai konten modern. Namun, kondisi tersebut justru menjadi peluang bagi Nugraha, penggiat ekonomi kreatif yang dikenal melalui akun TikTok @Kitapak Sunda Musik, untuk menghadirkan inovasi dalam pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku seni tradisi.
Melalui Kitapak Sunda Musik, Nugraha membangun sebuah agensi yang berfokus merangkul para seniman tradisional di Kabupaten Bogor agar mampu memanfaatkan platform digital, khususnya fitur Live TikTok, sebagai media berkarya sekaligus memperoleh penghasilan.
Program ini bertujuan mentransformasi para pelaku seni tradisi menjadi kreator digital yang tetap mempertahankan identitas budaya lokal, namun mampu menjangkau penonton yang lebih luas hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Selama ini, banyak seniman tradisional memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang seni musik, tari, hingga pertunjukan budaya Sunda. Namun, keterbatasan akses promosi dan minimnya pemahaman terhadap teknologi membuat karya mereka belum memiliki nilai ekonomi yang optimal.
Melalui pendampingan dari Kitapak Sunda Musik, para kreator mendapatkan pelatihan mulai dari penggunaan aplikasi TikTok, teknik siaran langsung (live streaming), pengelolaan konten, hingga strategi membangun interaksi dengan audiens agar dapat memperoleh penghasilan dari berbagai fitur monetisasi yang tersedia.
“Seni tradisi kita sangat kaya. Melalui live streaming di TikTok, kita bukan hanya memperkenalkan budaya, tetapi juga membuka ruang bagi para seniman untuk mendapatkan penghasilan yang layak dari karya mereka secara mandiri,” ujar Ki Goler, Pupuhu Kitapak Sunda Musik, Senin 13 Juli 2026.
Menurutnya, digitalisasi tidak seharusnya menjadi ancaman bagi budaya lokal. Sebaliknya, teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana pelestarian sekaligus pemberdayaan ekonomi para seniman.
Dengan hadirnya program ini, Kitapak Sunda Musik berharap semakin banyak pelaku seni tradisi, khususnya di Kabupaten Bogor, yang berani tampil di ruang digital tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.
Gerakan ini diharapkan mampu melahirkan generasi baru kreator seni tradisi yang tidak hanya dikenal luas oleh masyarakat, tetapi juga mampu menjadikan karya budaya sebagai sumber penghasilan yang berkelanjutan.
Selain melestarikan warisan budaya Sunda, inisiatif ini menjadi bukti bahwa perkembangan teknologi dapat berjalan seiring dengan pelestarian seni tradisional demi meningkatkan kesejahteraan para pelaku seni di era digital.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : Muttaqien


























Discussion about this post