BogorOne.co.id | Kota Bogor – Kebijakan ganjil genap (gage) tahap dua kembali diberlakukan di Kota Bogor, petugas gabungan kembali menjaga ketat pergerakan lalu lintas. Dari 11 titik sekat penjagaan petugas berhasil memutar balikan ratusan kendaraan bernomor ganjil yang akan memasuki kota hujan di tanggal genap, Sabtu (20/02/21).
Kebijakan gage tahap dua, berlaku sejak pukul 09.00 – 18.00 WIB. Sabtu ini merupakan tanggal genap, meski waktu penerapannya lebih pendek, namun prosedur dan pos pantau masih sama dari sebelumnya.
Kabid Linmas Trantib Satpol PP Kota Bogor, Andry Sinar mengatakan bagi kendaraan yang berplat ganjil,
maka langsung diarahkan untuk mutar balik sekaligus diberikan sanksi denda administratif atau sanksi sosial.
Untuk penerapan sanksi, baik sanksi denda administratif maupun sosial bagi para pelanggar dipusatkan di titik pemeriksaan Tugu Kujang dan Pos Sekat Eks Terminal Wangun.
“Sasaran pelanggar sudah jelas terkait dengan mobilitasnya menggunakan kendaraan tidak sesuai dengan nomor genap. Kita lakukan penindakan bagi pengendara yang menggunakan kendaraan ganjil,” kata Andry
Dia menegaskan bagi warga yang memang alasannya urgent itu dipersilakan melanjutkan perjalanan. Namun untuk yang tidak urgent maka akan dikenakan denda sosial dan diputarbalikan.
Dari pantauan dilapangan, mulai pukul 09.00 sampai pukul 10.30 WIB, petugas sudah memutarbalikan 139 kendaraan baik roda dua ataupun roda empat. Dari jumlah tersebut tiga di antaranya dikenakan denda administratif dan lima lainnya denda sosial seperti push up.
Sementara Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syach mengatakan, untuk denda dari Rp50 ribu sampai maksimal Rp250 ribu. Mengacu kepada Peraturan Wali Kota (Perwali) 107 Tahun 2020 tentang Penerapan Sanksi Administratif Kepada Pelanggar PSBMK.
Di Kota Bogor ada enam pos sekat terdiri dari Pos sekat Yasmin, Simpang Tol BORR, Gerbang Tol (GT) Bogor, Pos di Eks Terminal Wangun, Pos SPBU Veteran, dan Pos Sekat Bubulak.
Sementara untuk check point ada lima, yakni di Simpang Mancur, Bantarjati, Tugu Kujang, Batutulis, dan Jembatan Merah. Serta satu tambahan pos Tim Crowd Free Road (CFR) yang akan mobile. (Gie)





























Discussion about this post