BogorOne.co.id — Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Rais (84) meninggal dunia usai terserempet Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Bogor–Jakarta di kawasan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa 3 November 2026 pagi.
Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.45 WIB di jalur rel belakang Gedung DPRD Kota Bogor. Peristiwa ini pertama kali diketahui warga setelah masinis kereta sempat menghentikan laju rangkaian dan memberi tahu ada pejalan kaki yang tertabrak.
Ketua RW 02 Kebon Pedes, Sumardi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban merupakan warga RT 01 RW 11, Kampung Pondok Rumput, Kelurahan Kebon Pedes, yang dalam kesehariannya kerap berjalan mondar-mandir di sekitar pemukiman.
“Warga melihat korban sudah tergeletak di lokasi. Kereta api sempat berhenti dan masinis memberi tahu warga bahwa ada orang yang tertabrak,” ujar Sumardi.
Sementara itu, Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Sonson Sudarsono, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian dan keterangan saksi, korban berinisial MRS (kelahiran 1943) diduga sedang berjalan di bantaran rel saat kereta melintas.
“Berdasarkan informasi saksi di lapangan, korban sedang berjalan di bantaran rel, lalu terserempet kereta yang melaju dari arah Stasiun Bogor menuju Jakarta,” terang Sonson.
Sonson menambahkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga dan tetangga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan pendengaran.
Petugas kepolisian bersama tim Inafis Polresta Bogor Kota telah melakukan penanganan di lokasi kejadian. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah lansia tersebut langsung dievakuasi ke rumah duka untuk segera disemayamkan dan dimakamkan.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien






















Discussion about this post