• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Mei 26, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Lengser & Ambu Tetap Jaga Etika dan Estetika

Redaksi by Redaksi
14 Desember 2022
in ADVERTORIAL
0
Lengser & Ambu Tetap Jaga Etika dan Estetika
332
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Lengser adalah salah satu tokoh yang biasa kita lihat dan saksikan pada upacara khusus mapag Panganten. Menurut sejarah tokoh lengsert awal mulanya hanya terdapat didalam cerita-cerita pantun.

Tugas lengsert dalam cerita pantun adalah sebagai perantara raja dengan rakyatnya. Menurut Ajip Rosidi (1985) peran lengser dalam cerita pantun adalah tetap, yaitu seorang abdi raja yang usianya sudah tua,sehingga disebut ua lengser.

Sementara Pengertian lengser menurut Jakop Sumarjo (2003), kata lengser berarti turun yaitu dari dunia atas ke dunia manusia. Menurut Kamus Bahasa Sunda Lengser Jelema kepercayaan raja jaman baheula. Dalam Kamus Umum Basa Sunda, Lengser adalah kabayan raja baheula dina carita-carita pantun,tokoh istimewa dina dedegan,dangdanan jeung tingkah laku.

Sedangkan Lengser dalam upacara khusus mapag panganten diartikan seseorang yang dianggap mampu memimpin upacara. Sebutan untuk lengser adalah Batara Lengser, Ki Lengser, Ua Lengser, Mamang Lengser dan Si Lengser.

BERITA LAINNYA

Agroeduwisata Polbangtan Bogor Kenalkan Pertanian Sejak Dini kepada Siswa SDIT Insantama Bogor

Agroeduwisata Polbangtan Bogor Kenalkan Pertanian Sejak Dini kepada Siswa SDIT Insantama Bogor

24 Mei 2026
Agroeduwisata Polbangtan Kementan Hadirkan Edukasi Pertanian Inklusif bagi Siswa IBK Cemara

Agroeduwisata Polbangtan Kementan Hadirkan Edukasi Pertanian Inklusif bagi Siswa IBK Cemara

24 Mei 2026
Millenial Agriculture Forum Polbangtan Bahas Kewaspadaan Penyakit Eksotik Demi Wujudkan Swasembada Daging dan Susu

Millenial Agriculture Forum Polbangtan Bahas Kewaspadaan Penyakit Eksotik Demi Wujudkan Swasembada Daging dan Susu

24 Mei 2026
Polbangtan Kementan Buka Sertifikasi Kompetensi untuk Tiga Program Studi, Siapkan 108 SDM Pertanian Kompeten

Polbangtan Kementan Buka Sertifikasi Kompetensi untuk Tiga Program Studi, Siapkan 108 SDM Pertanian Kompeten

23 Mei 2026

Pada tahun 1964 Wahyu Wibisana mengukuhkan upacara khusus mapag panganten sebagai suatu bentuk seni yang dikhususkan untuk upacara penyambutan-pentambutan pengantin atau tamu agung.

Pada tahun 1968, Wahyu Wibisana memasukan tokoh lengser ke dalam upacara khusus mapag panganten pria. Dan tradisi tersebut masih hidup dan berkembang sampai saat ini.

Atas dasar hal tersebut , dalam usaha perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan tradisi budaya Sunda, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor, beberapa waktu yang lalu tanggal 28 Desember 2022 telah melaksanakan kegiatan Pasanggiri yang berjudul Pasanggiri Karesmen Lengser Ambu.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut selain dari perlindungan/ Disamping memberikan apresiasi kepada masyarakat juga salah satu usaha dalam memberikan edukasi terhadap para pelaku seni khusunya para lengser ambu yang ada di Kota Bogor.

Saat ini prosesi Upacara khusus Mapag Panganten lagi ngetren dengan adanya lengser dan ambu. Hal ini adalah salah satu bentuk inovasi dalam hal pengembangan seni Upacara Khusus mapag Panganten/ calon Panganten yang ada di Tatar Sunda.

Namun dalam pelaksanaannya terkadang kaleuleuwihi (berlebihan). Khususnya dalam peran tokoh Ambunya. Peran ambu yang semula diperankan oleh tokoh wanita,sekarang perannya banyak digantikan oleh tokoh laki-laki yang disebut Shemale (dibaca Simél).

Munculnya Ambu dalam prosesi mapag pangantén diawali dengan tanpa kesengajaan. Saat itu sekitar tahun 1995-an, salah seorang mahasiswi Dr. Lili Suparli bernama Elis Riswati ingin kaul di prosesi pernikahan temannya yang kebetulan dikelola oleh beliau.

Karena ia tidak memiliki keterampilan dalam bermain karawitan, saat itu Dr. Lili Suparli sarankan ia untuk menjadi seorang Nanek-nenek sebagai pendamping Léngsér. Ia pun menyanggupinya dan menyemarakan prosesi itu.

Karena peristiwa itu dipandang menarik, setiap kali pertunjukan prosesi mapag panganten yang dikelolanya sering menggunakan sosok nenek-nenek itu, yang saat itu saya sebut Léngsér Awéwé (Léngsér perempuan).

Kebiasaan yang Dr. Lili sering lakukan itu tanpa disadari diikuti oleh beberapa group kesenian lainnya, dan tanpa diketahui siapa pencentusnya sosok tersebut disebut ambu. Hal yang berbeda dengan apa yang Dr. Lili Suparli lakukan, sosok ambu banyak yang tidak memperhatikan etika.

Atas berbagai kekhawatiran, dia sering diminta untuk memberikan pandangan-pandangan dalam membenahi etika melalui organisasi Komunitas Léngsér Ambu Jawa Barat (KLAJB), yang kebetulan Dr.Lili Suparli dijadikan Penasihat komunitas tersebut.

Termasuk dengan dilaksanakannya kegiatan Pasanggirti Lengser Ambu yang digagas oleh Dinas ariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor. Hal tersebut merupakan bentuk usaha pelestarian dan pengembangan serta memberikan edukasi terhadapa para praktisi seni yang ada di Kota Bogor Kata Lili Suparli Dosen ISBI yang sangat nyentrik.

Akhir-akhir ini, selain terdapat sosok Léngsér, prosesi mapag pangantén disemarakkan pula dengan kehadiran sosok Ambu, yaitu penari prosesi yang menggambarkan sosok perempuan berwajah nenek-nenek atau wanita muda cantik yang berpakaian kebaya sehari-hari perempuan jaman dulu.

Fenomena yang menarik untuk dicermati adalah apabila Ambu berwajah nenek-nenek diperankan oleh perempuan, yang dalam perkembangannya disebut Ambu Ori (difahami Ambu asli), sedangkan Ambu berwajah gadis cantik diperankan oleh laki-laki yang disebut Shemale (dibaca Simél).

Istilah Shemale diambil dari kata She (Ingris) yang artinya dia (perempuan), dan male (Ingris) yang artinya laki-laki; sehinga Shemale diartikan perempuan yang sejatinya laki-laki.

Menurut para pelaku Léngsér-Ambu, antara Ambu Ori dan Ambu Shemale, yang lebih banyak digemari oleh masyarakat adalah sosok Ambu Shemale. Karena sosok Ambu Shemale lebih banyak dipesan, di satu sisi menyebabkan terjadinya over acting atau prilaku-prilaku yang berlebihan, yakni tidak memperhatikan faktor etika.

Hal itu pula yang menyebabkan sebagian kecil masyarakat kurang simpatik.
Maka dari itu sebagai bentuk pembinaan yang dilakukan oleh Disparbud Kota Bogor terhadap para pelaku seni yang ada di Kota Bogor yang tergabung pada sanggar-sanggar seni serta komunitas Lengser Ambu.

Diharapkan dengan adanya kegiatan Pasanggiri ini bisa menjadi acuan atau pijakan para Pengser Ambu yang ada di Kota Bogor. Tetap harus bisa menjaga Etika dan sekaligus estetika budaya Sunda yang telah diwariskan oleh para leluhur kita dari sejak dahulu.

Kreatifitas dan inovasi harus terus dikembangkan tapi tetap bisa menjaga jati diri budaya bangsa yang adiluhungKata Atep Budiman kadisparbud Kota Bogor.

Atep pun menambahkan dengan adanya kegiatan tersebu diharapkan masyarakat Kota Bogor bisa:menjaga nilai keluhuran dan kearifan Objek Pemajuan Kebudayaan menjaga keanekaragaman Objek Pemajuan Kebudayaan,  menghidupkan dan menjaga ekosistem Kebudayaan untuk setiap Objek Pemajuan Kebudayaan dan mewariskan Objek Pemajuan Kebudayaan kepada generasi berikutnya.

Pemerintah Kota Bogor memberikan ruang inovasi dan kreatifitas bagi para praktisi seni budaya di Kota Bogor. Agar seni budaya di Kota Bogor tetap lestari dan berkembang serta memiliki nilai manfaat bagi semua pihak. (Advetorial)

Tags: Disparbud Kota BogorLengser & AmbuTetap Jaga Etika dan Estetika

Related Posts

Agroeduwisata Polbangtan Bogor Kenalkan Pertanian Sejak Dini kepada Siswa SDIT Insantama Bogor
ADVERTORIAL

Agroeduwisata Polbangtan Bogor Kenalkan Pertanian Sejak Dini kepada Siswa SDIT Insantama Bogor

24 Mei 2026
Agroeduwisata Polbangtan Kementan Hadirkan Edukasi Pertanian Inklusif bagi Siswa IBK Cemara
ADVERTORIAL

Agroeduwisata Polbangtan Kementan Hadirkan Edukasi Pertanian Inklusif bagi Siswa IBK Cemara

24 Mei 2026
Millenial Agriculture Forum Polbangtan Bahas Kewaspadaan Penyakit Eksotik Demi Wujudkan Swasembada Daging dan Susu
ADVERTORIAL

Millenial Agriculture Forum Polbangtan Bahas Kewaspadaan Penyakit Eksotik Demi Wujudkan Swasembada Daging dan Susu

24 Mei 2026
Polbangtan Kementan Buka Sertifikasi Kompetensi untuk Tiga Program Studi, Siapkan 108 SDM Pertanian Kompeten
ADVERTORIAL

Polbangtan Kementan Buka Sertifikasi Kompetensi untuk Tiga Program Studi, Siapkan 108 SDM Pertanian Kompeten

23 Mei 2026
Trase Baru Batutulis Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Oktober
ADVERTORIAL

Trase Baru Batutulis Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Oktober

21 Mei 2026
Hadiri Khotmul Qur’an SDIT Zaid Bin Tsabit, Ini Pesan DPRD Kota Bogor
ADVERTORIAL

Hadiri Khotmul Qur’an SDIT Zaid Bin Tsabit, Ini Pesan DPRD Kota Bogor

16 Mei 2026
Next Post
Miris! Jasad Mayat Wanita Penuh Luka Ditemukan Pemulung 

Miris! Jasad Mayat Wanita Penuh Luka Ditemukan Pemulung 

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

BNNK

BNNK Bogor Temukan Modus Transaksi Narkotika Lewat Gim Online

16 Desember 2025
Perumda PPJ Targetkan Revitalisasi Sejumlah Pasar Tradisional

Perumda PPJ Targetkan Revitalisasi Sejumlah Pasar Tradisional

22 Mei 2022
Kipas Angin

7 Langkah Membersihkan Kipas Angin dengan Aman dan Praktis

2 Agustus 2025
Jaga Stabilitas Harga Pangan, Perumda PPJ Gelar GPM

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Perumda PPJ Gelar GPM

9 November 2023

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In