BogorOne.co.id | Kota Bogor – Dalam beberapa hari ini Kota dan Kabupaten di guyur hujan di sertai petir dan angin kencang. Bahkan di wilayah Kecamatan Bogor Barat sebuah rumah warga hanyut terbawa arus air yang meluap cukup dahsyat.
Informasi yang di himpun BogorOne, aliran sungai Cikaret yang meluap dan cukup deras, mengakibatkan satu unit rumah terbawa hanyut di Kampung Cibalagung RT 03/04, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Anak pemilik rumah Fredi Hariadi mengatakan, rumah yang terbawa hanyut merupakan milik orangtuanya, Ata (70). Dia menceritakan, bahwa air meluap merupakan sudah yang ketiga kalinya. Yang pertama hujan deras pada hari Minggu sore (09/10/22) dan menimbulkan dinding tembok rumah alami keretakan.
“Lalu, pada hari Selasa di guyur hujan lagi, mengakibatkan tembok penahan tebing (TPT) setinggi tiga meter, panjang lima meter semakin retak, serta halaman rumah terbawa arus air sungai Cikaret,” ucapnya kepada BogorOne, Rabu (12/10/22).
Kata dia, dan sore ini paling parah, karena rumah orang tuanya tersebut terbawa hanyut itu pada pukul 16.00 WIB. Namun dia bersyukur bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
Karena kata dia, dirinya sudah waspada, sebab dari hari kemarin keluarga sudah di kosongkan dan mengungsi ke rumah saudara.
“Nah, ketika hujan dan aliran sungai Cikaret meluap cukup deras, dan Kebetulan di lokasi rumah saya di bawah jembatan, meyaksikan rumah keluarga saya terbawa hanyut. Bapak, menantu dan anak-anak shock dan pingsan sampai jam 06.00 WIB belum sadarkan diri melihat rumahnya hanyut terbawa arus sungai Cikaret,” ungkapnya.
Lanjut Fredi, semua keluarga sudah di evakuasi ke rumah saudara dan tetangga dan bersedia menampung semua anggota keluarga. “Sampai saat ini belum ada bantuan dari pihak terkait, tapi pihak Lurah dan Camat Bogor Barat sudah meninjau ke lokasi,” ujarnya.
Saat di konfirmasi Camat Bogor Barat Abdurrahman, menyampaikan, kejadian tersebut sudah ketiga kalinya, dan yang paling parah hari ini, sampai rumah tersebut terbawa hanyut. Karena memang posisi rumah tersebut pinggir kali.
Dalam kejadian tidak ada korban jiwa, karena pemilik rumah sebelumya sudah di ungsikan ke rumah saudaranya dan tetangga,” katanya.
Namun demikian, langkah dan upaya dari pihak kami yaitu, mencari kontrakan bagi korban atau rumah susun.
Lanjut Camat, memang Bogor barat ini sebagai lintasan sungai mulai dari kali Ciapus, Cikakret, Pasir Jaya, Marga Jaya, Pasir Kuda, Sindang Barang, Menteng, sampai Bubulak.
“Untuk itu, kami menghimbau kepada masyarakat tetap waspada dengan adanya curah hjan dan disertai angin kencang. Dan kami harus mengantisipasi dan waspada pada rumah yang berada di bibir sungai,” ungkapnya. (Yud)
























Discussion about this post