BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pengerjaan jalur motor Batutulis (Jalan Saleh Danasasmita) Kota Bogor, Jawa Barat sudah memasuki pekan kedua. Namun, hingga Senin, 18 Agustus 2025, jalur sementara itu belum juga bisa dilintasi pengendara roda dua.
Di lapangan, sejumlah pekerja masih sibuk merapikan area yang sebelumnya longsor. Talud baru berdiri setengah jadi, tumpukan bronjong terlihat menunggu pemasangan, sementara sebagian lereng masih dalam tahap slopping. Meski sudah tampak terbentuk, jalur tersebut belum aman untuk dibuka.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menegaskan pihaknya tidak bisa terburu-buru membuka akses. Keputusan masih menunggu rekomendasi dari Balai Tekni Perkeretaapian (BTP) yang memiliki kewenangan teknis.
“Kami masih menunggu keputusan dari BTP, sampai betul-betul merekomendasikan aman,” ujar Esti.
Dalam waktu dekat, sambung Esti Pemkot akan duduk bersama BTP untuk membahas kelanjutan teknis.
“Rencana Rabu atau Kamis kami akan rapatkan dulu dengan BTP. Jadi untuk pembukaan (jalur motor) menunggu hasil rapat tersebut,” jelasnya.
Bagi warga Batutulis dan sekitarnya, jalur motor ini sangat dinantikan. Pasalnya, pascalongsor yang memutus akses utama, mobilitas warga menjadi terganggu. Mereka harus menempuh jalur memutar, lebih jauh dan padat.
Esti menyebut, selain menunggu rekomendasi BTP, masih ada pekerjaan minor yang harus dirampungkan.
“Pengerjaan jalur motor harus memastikan keamanan, agar saat digunakan tidak terjadi hal-hal yang mencederai pengendara,” ucapnya.
Rencananya, jalur sementara ini bisa dipakai dua arah, baik dari Jalan Siliwangi menuju Pamoyanan maupun sebaliknya. Fasilitas keamanan seperti pagar pengaman dan rambu juga dipastikan terpasang.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menilai proyek ini bagian dari upaya pemerintah merespons cepat bencana longsor Batutulis.
“Pemerintah Kota Bogor terus berupaya memberikan solusi cepat terhadap dampak longsor yang terjadi di kawasan Batutulis. Salah satunya adalah dengan membangun jalur sementara khusus roda dua,” ungkapnya.
“Sekali lagi, ini bentuk komitmen Pemkot Bogor untuk hadir dan bergerak cepat dalam memberikan solusi nyata atas permasalahan infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat,” pinta Dedie.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post