BogorOne.co.id | Kota Bogor – Sulitnya ekonomi di masa pandemi, membuat orang melakukan berbagai profesi untuk dapat bertahan hidup, salah satunya menjadi badut jalanan.
Badut jalanan dengan berbagai karakter animasi, mulai dari Doraemon, Naruto hingga karakter hewan lainnya. Acap kali berada di jalanan utama Kota Bogor. Terlihat badut karakter di lampu merang Empang.
Saat lampu merah, badut jalanan sesekali melambaikan tangan hingga bergoyang diiringi musik, untuk menarik perhatian pengguna jalan.
Tidak sedikit pengguna jalan yang tertarik, ada pula yang memberi uang mulai dari lima ratus rupiah, dua ribu hingga lima ribu rupiah.
Namun juga tidak jarang, sebagian pengendara hanya membalas dengan lambaian tangan saja.
Salah satu dibalik badut karakter animasi sebut saja Ilham (24) pria kelahiran Bogor mengatakan, sudah menjadi badut jalanan selama 2 tahun terakhir.
Hal itu terpaksa ia lakukan untuk menghidupi istri dan anaknya, setelah menjadi korban PHK dan tidak memiliki modal untuk usaha.
“Sebenarnya malu kerja begini, tapi mau gimana lagi daripada istri dan anak tidak makan,” kata Ilham kemarin.
Ilham disapa Iam menuturkan, kostum badut yang ia kenakan adalah sewa, dengan biaya sewa sebesar 30 ribu per hari.
“Sehari bisa mendapat uang Rp50 ribu hingga Rp100 Ribu per hari. Ia berharap memiliki profesi lain yang lebih layak,” tandasnya. (Yud)






















Discussion about this post