31.3 C
Bogor
Selasa, 28 September 2021

Disdik Larang Pelajar Rayakan Valentine Day

Must read

Bersiap ke Sekolah dengan Pembelajaran Tatap Muka

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, direncanakan akan serentak dimulai pada Senin, 4 Oktober mendatang. Keputusan ini diambil Pemerintah...

Perubahan Status PDJT Tak Kunjung Disahkan, Kinerja Pansus Dipertanyakan

BogorOne.co.id | Kota Bogor - DPRD Kota Bogor hingga kini belum mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Status Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) dari Badan Usaha...

Komisi IV Dukung Usulan Satu Tower Rusunawa Dijadikan Blok 1 RSUD

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Kemampuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) yang memberikan bantuan keuangan sebesar Rp20 miliar untuk Pembangunan RSUD mendapar sorotan...

Realisasi RTLH Jeblok, Disperumkim Berkilah Yang Verifikasi Adkesra

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Realisasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang merupakan janji kampanye Bima Arya dan Dedi A Rachim dengan target...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor melarang para pelajar merayakan valentine day atau hari kasih sayang yang jatuh pada tanggal 14 Februari.

Alasannya, karena valentine day bukan tradisi maupun kearifal lokal atau kultur budaya di Indonesia, melainkan budaya barat.

Terlebih, saat ini para pelajar masih melaksanakan belajar di rumah dan pandemi belum berakhir, segingga Disdik mengimbau agar para pelajar tidak merayakan valentine day.

“Belajar saja harus di rumah apalagi valentine, cukup berdoa saja di rumah bersama keluarga supaya covid-19 cepat berlalu,” ucap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, H. Fahrudin, Minggu (14/02/21).

Fahmi sapaan akrabnya mengatakan, semua sekolah sekarang melaksanakan BDR. Jadi siswa berada pada pengawasan penuh dari orang tua, untuk mengawasi dan menjaga anak anaknya untuk tidak merayakan valentine day.

Dalam kondisi seperti ini lanjut dia, peran orang tua sangat penting untuk menjaga dan mengawasi anaknya.

“Tidak hanya memantau agar tidak merayakan valentine day, tetapi yang utama menjaga keselamatan anaknya agar tidak terpapar covid-19,” pungkasnya. (Pik)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Bersiap ke Sekolah dengan Pembelajaran Tatap Muka

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, direncanakan akan serentak dimulai pada Senin, 4 Oktober mendatang. Keputusan ini diambil Pemerintah...

Perubahan Status PDJT Tak Kunjung Disahkan, Kinerja Pansus Dipertanyakan

BogorOne.co.id | Kota Bogor - DPRD Kota Bogor hingga kini belum mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Status Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) dari Badan Usaha...

Komisi IV Dukung Usulan Satu Tower Rusunawa Dijadikan Blok 1 RSUD

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Kemampuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) yang memberikan bantuan keuangan sebesar Rp20 miliar untuk Pembangunan RSUD mendapar sorotan...

Realisasi RTLH Jeblok, Disperumkim Berkilah Yang Verifikasi Adkesra

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Realisasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang merupakan janji kampanye Bima Arya dan Dedi A Rachim dengan target...

RSUD Ciawi – BPJS Kesehatan Tingkatkan Perluasan Layanan Kesehatan

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi bersama BPJS Kesehatan berkomitmen  dalam meningkatkan kualitas layanan terhadap peserta Program Jaminan Kesehatan...