BogorOne.co.id | Jakarta – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, industri film tanah air menghadirkan karya animasi terbaru bertema nasionalisme berjudul Merah Putih: One For All.
Film produksi Perfiki Kreasindo ini merilis trailer resminya pada Jumat (8/8) melalui kanal YouTube Historika Film.
Film animasi ini mengisahkan delapan anak dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam Tim Merah Putih, yang bertugas menjaga bendera pusaka untuk dikibarkan pada upacara kemerdekaan.
Konflik muncul ketika tiga hari sebelum perayaan, bendera tersebut hilang secara misterius, memicu petualangan penuh tantangan yang menguji persatuan dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Meski mengusung tema patriotisme dan kebersamaan, film ini mendapat sambutan beragam dari netizen. Banyak yang memberikan kritik tajam terhadap kualitas teknis dan cerita film tersebut.
Beberapa membandingkan Merah Putih: One For All dengan animasi lokal lain, seperti Jumbo, yang dianggap telah menetapkan standar lebih tinggi bagi industri animasi Indonesia.
“Benchmark masyarakat buat menilai kualitas animasi ya pakainya Jumbo. Udah nggak bisa lagi jualan cuma pakai kalimat sakti ‘karya anak bangsa’.tulis salah satu pengguna platform X
Komentar pedas lain menyebut grafis film terkesan terburu-buru dan mirip tugas sekolah, bahkan ada yang menyindir kemungkinan film ini akan sepi penonton di bioskop.
Di tengah kritik yang meluas, informasi mengenai rumah produksi Perfiki Kreasindo sulit ditemukan.
Situs resmi perusahaan, perfiki.com, saat ini menampilkan pesan “403 forbidden” dan belum ada tanggapan resmi dari pihak Perfiki Kreasindo terkait komentar publik.
Film Merah Putih: One For All dijadwalkan tayang bersamaan dengan momentum peringatan kemerdekaan RI, namun respons awal dari masyarakat menunjukkan tantangan bagi animasi lokal dalam memenuhi ekspektasi penonton.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post