BogorOne.co.id | Kota Bogor – Ratusan orang dari kalangan ormas Islam, ulama dan habaib serta mahasiswa yang tergabung dalam gerakan mahasiswa daulat rakyat menggeruduk gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Senin (22/03/21).
Kedatangan mereka ke gedung korps Adhiyaksa itu untuk memprotes sikap oknum jaksa yang dinilai melakukan tindakan kriminalisasi terhadap Imam Besar Habib Rizieq Syihab (IB-HRS) saat sidang di PN Jakarta.
Salah satu peserta aksi Saleh Nurangga mengaku, datang ke aksi tersebut karena merasa hatinya terketuk untuk membela ulama yang terkesan tidak diberikan porsi keadilan yang sama.
“Kami mengecam berbagai bentuk kekerasan yang dilakukan oleh segelintir oknum aparat terhadap ulama. Ulama wajib dihormati dan dimuliakan, bukan diperlakukan tidak adil,” kata Saleh usai aksi.
Dia menegaskan, dalam persidangan IB HRS Majlis Hakim harus mengedepankan asas keadilan se adil-adilnya. Dia juga meminta untuk aparat untuk menghormati sikap IB HRS yang tidak bersedia mengikuti sidang yang dilakukan secara online.
“Habib Rieziq siap koperatip, mengikuti persidangan asal dilakukan secara offline, diundang ke meja sidang di PN, Habib siap memberikan keterangan dan mengajukan pembelaan, asal dihadirkan di ruang sidang,” jelasnya.
Masih kata dia, dalam pasal 28D ayat 1 hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum.
“Maka keadilan haruslah ditegakan sesuai amanat konstitusi, tidak ada boleh ada kedzoliman dalam penyelenggaraan negara,” jelas dia.
Dia berharap, Kejari Bogor menyampaikan aspirasi peserta aksi, ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Dan berharap bahwa hukum memberi keadilan yang sama rata kepada Habib Rieziq sama seperti masyarakat Indonesia pada umumnya dihadapan hukum.
“Jadi jangan salahkan ummat bila perlakuan tidak adil, nanti akan ada gerakan yang lebih besar dan ini tentunya hal yang juga tidak kami inginkan,” tandasnya.
Dalam aksi tersebut, demosntran menyatakan bahwa umat Islam sedang tidak baik-baik saja. Dan menyampaikan lima tuntutan diantaranya, hentikan segala bentuk adu domba antar ormas Islam, hormati dan muliakan alim ulama dan tokoh-tokoh Islam.
Lalu, tuntutan lainnya adalah berikan hak-hak umat Islam, tegakan sila kedua pancasila yakni kemanusiaan yang adil dan berdab. Dan tuntutan terakhir, jika benar serai terhadap NKRI maka laksanakan perintah pembukaan dan UUD 1945. (Fry)





























Discussion about this post