• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Juli 13, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Pakar Ekowisata IPB Kritik Penyegelan Objek Wisata Puncak, Sebut Ada Penyalahgunaan Kekuasaan

Redaksi by Redaksi
21 September 2025
in BOGOR RAYA
0
Ekowisata

Guru Besar Manajemen Ekowisata Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof. Ricky Avenzora. Dok. pribadi.

61
SHARES
61
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Guru Besar Manajemen Ekowisata Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof. Ricky Avenzora, menyoroti aksi penyegelan dan pencabutan izin usaha wisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Ia menilai kebijakan tersebut tidak sesuai prosedur dan berpotensi merugikan banyak pihak.

“Intinya tidak dilakukan dengan prosedur yang pas, hal itu sungguh tidak bijak dan sangat merugikan semua pihak secara signifikan. Menurut saya harus segera dihentikan dan tidak boleh diulang oleh siapapun,” ujar Prof. Ricky, Sabtu, 20 September 2025.

Ricky menyebut kebijakan yang dilakukan pemerintah merupakan bentuk individual over acting serta abuse of power atau penyalahgunaan jabatan. Ia menilai seharusnya pemerintah mendukung dan memfasilitasi para pelaku usaha, bukan justru memberhentikan aktivitas mereka.

Sebagai contoh, Ricky menyinggung kasus penyegelan Eiger Adventure Land (EAL) yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Ia menilai tindakan pemerintah bukan hanya bentuk penyalahgunaan wewenang, melainkan juga misleading political mindset yang dapat menimbulkan narasi negatif.

BERITA LAINNYA

Pentingnya Escape Ramp Selarong Puncak, Fasilitas Vital Cegah Fatalitas Rem Blong

Pentingnya Escape Ramp Selarong Puncak, Fasilitas Vital Cegah Fatalitas Rem Blong

13 Juli 2026
mobil pikap

Mobil Pikap Tabrak Tiga Motor di Cibinong, Satu Orang Tewas

13 Juli 2026
Jaro Ade

Bangun Masyarakat Peduli, Jaro Ade Dorong Pentingnya Santunan Anak Yatim

13 Juli 2026
kemarau

Kemarau Mengganas, Kebakaran di Kabupaten Bogor Melonjak Tajam

13 Juli 2026

“Indonesia hanya memiliki sedikit sekali pengusaha wisata kategori menengah-atas yang konsisten mengembangkan ekowisata. Eiger salah satunya. Seharusnya pemerintah memberi dukungan penuh, bukan malah menghentikan atau membongkar,” tegas Ricky.

Menurutnya, pola kebijakan “hentikan dan bongkar” menunjukkan arogansi jabatan yang tidak dibenarkan secara hukum serta merugikan masyarakat luas dari sisi sosial maupun ekonomi.

Sementara itu, Kepala UPT Penataan Bangunan Wilayah II Ciawi, Agung Tarmedi, memastikan Eiger Adventure Land telah mengantongi perizinan lengkap. Dokumen yang dimiliki antara lain Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), siteplan, dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atas nama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) sebagai pemilik lahan.

Pembangunan EAL sendiri diresmikan dengan peletakan batu pertama pada 17 Oktober 2021 oleh Menparekraf Sandiaga Uno. Chairman PT Eigerindo, Ronny Lukito, menyebut ekowisata ini dibangun dengan konsep “Leisure Business” yang tetap mengedepankan kelestarian alam.

“Dari total lahan yang ada, Eiger hanya menggunakan 1,56 persen. Bangunan yang dibuat pun semi permanen,” kata Ronny.

Selain ramah lingkungan, keberadaan EAL juga dinilai memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Iskandar, warga Megamendung, menyebut pembangunan Eiger Adventure Land menyerap banyak tenaga kerja lokal dan mendukung ekonomi UMKM.

“Menurut kami, lokasi pembangunan Eiger ramah lingkungan karena ada penanaman pohon secara berkelanjutan. Dampaknya juga positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain menciptakan lapangan kerja, keberadaan EAL diharapkan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bogor serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Puncak.

Reporter       : Yudi Surahman

Editor             : R. Muttaqien

Tags: EigerGuru Besar Manajemen Ekowisata Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB Universitypakar ekowisata IPBProf. Ricky Avenzora

Related Posts

Pentingnya Escape Ramp Selarong Puncak, Fasilitas Vital Cegah Fatalitas Rem Blong
BOGOR RAYA

Pentingnya Escape Ramp Selarong Puncak, Fasilitas Vital Cegah Fatalitas Rem Blong

13 Juli 2026
mobil pikap
BOGOR RAYA

Mobil Pikap Tabrak Tiga Motor di Cibinong, Satu Orang Tewas

13 Juli 2026
Jaro Ade
BOGOR RAYA

Bangun Masyarakat Peduli, Jaro Ade Dorong Pentingnya Santunan Anak Yatim

13 Juli 2026
kemarau
BOGOR RAYA

Kemarau Mengganas, Kebakaran di Kabupaten Bogor Melonjak Tajam

13 Juli 2026
Soroti Ceceran Tanah di Trase Batutulis, Wali Kota Bogor Tegur Keras Kontraktor Soal K3
BOGOR RAYA

Soroti Ceceran Tanah di Trase Batutulis, Wali Kota Bogor Tegur Keras Kontraktor Soal K3

13 Juli 2026
PPSI Kota Bogor Tegaskan Komitmen Rawat Seni Budaya Tradisional
BOGOR RAYA

PPSI Kota Bogor Tegaskan Komitmen Rawat Seni Budaya Tradisional

13 Juli 2026
Next Post
Sikapi Konflik Jalan Parung Panjang, Sastra Winara : Perlu Sinergi Pemkab Bogor dan Tangerang

Sikapi Konflik Jalan Parung Panjang, Sastra Winara : Perlu Sinergi Pemkab Bogor dan Tangerang

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

mantan istri

Bawa Garpu dan Ancam Mantan Istri, Pria di Tamansari Diciduk Polisi

17 Maret 2026
Bendung Katulampa

Wamen PU Pantau Ketinggian Air Bendung Katulampa di Bogor

30 Januari 2026
parkir liar

Dishub Kota Bogor Bongkar Praktik Parkir Liar di Jalan Abdullah Bin Nuh

13 November 2025
Camat Tamansari Klaim Capaian Program 2022 Terealisasi Baik

Camat Tamansari Klaim Capaian Program 2022 Terealisasi Baik

24 Januari 2023

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In