BogorOne.co.id | Kota Bogor – Robohnya sebuah papan reklame setinggi 20 meter dan lebar 15 meter di area ruko Delima Jaya, Jalan Soleh Iskandar, akibat angin kencang di Kecamatan Bogor Utara, Senin (24/01/22) sekira pukul 15.00 WIB menjadi sorotan banyak pihak.
Menyikapi peristiwa itu pengamat kontruksi yang juga Dirut PT Kreasi Inspirasi Abadi Feri Winjaya ikut buka suara. Menurut dia, papan nama itu sama aja dengan reklame.
Dijelaskannya, selain berat sendiri dan beban gempa yang paling besar pengaruhnya adalah beban angin, sehingga pembebanan harus memperhitungan angin terbesar.
Di samping itu lanjut dia, pondasi harus kokoh, dimana pondasi dan angkur harus mampu memikul beban dari konstruksi itu sendiri. Sebab jika ragu akan tanah dasar minimal dilakukan uji tanah yang paling sederhana dan murah yaitu hand bor.
“Ya, sehingga bisa diketahui daya dukung tanah tanah dasar sehingga kita bisa menentukan jenis pondasi yang akan digunakan pada bangunan tersebut,” jelasnya.
“Untuk itu, kerusakan dan kerugian di sebabkan oleh plank nama dari delima jaya sudah sepatut nya pihak memberikan pergantian kerugian pada para korban,” tandasnya.
Seperti diketahui, bahwa robohnyasebuah papan reklame berukuran besar setinggi 20 meter dan lebar 15 meter menimpa puluhan kendaraan.
Akibatnya, puluhan kedaraan yang sedang terparkir di area ruko rusak tertimpa papan reklame tersebut. Menurut pihak keamanan Ruswandi, ada sekitar 30 kendaraan yang tertimpa.
“Motor ini milik karyawan yang bekerja di ruko dan beberapa kendaraan tarikan,” ucapnya. (Fry)
Discussion about this post