BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pasar Jambu Dua Kota Bogor menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi tim penilai Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional 2025. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Kota Bogor dalam upaya meraih predikat Kota Sehat.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Jenal Abidin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana sesuai standar penilaian. Mulai dari kebersihan pasar, pengelolaan sampah, hingga fasilitas pendukung untuk masyarakat.
“Semua persiapan sudah kami lakukan, terutama kebersihan, pengelolaan sampah, sarana disabilitas, ruang laktasi, hingga MCK bersih. Sejak awal, Pasar Jambu Dua memang kami targetkan menjadi pasar berstandar SNI agar pengunjung merasa nyaman,” ujar Jenal, belum lama ini.
Ia menambahkan, Pasar Jambu Dua tidak hanya difungsikan sebagai tempat transaksi jual-beli, tetapi juga diarahkan menjadi ruang interaksi sosial, edukasi, hingga wisata.
“Ke depan kami ingin pasar ini bisa menjadi tempat healing, wisata, sekaligus edukasi bagi anak-anak. Bahwa pasar tradisional masih hidup di Indonesia, hanya saja perlu dilengkapi sarana modern untuk menunjang kenyamanan,” ucapnya.
Menurut Jenal, tim penilai KKS pusat telah memberikan sejumlah catatan positif terhadap kondisi Pasar Jambu Dua. Ia pun optimistis pasar tersebut bisa menjadi salah satu indikator penting yang menguatkan peluang Kota Bogor meraih predikat Kota Sehat.
“Komponen yang dinilai mencakup pengelolaan sampah, kebersihan MCK, fasilitas disabilitas, ruang kesehatan, pencahayaan, sirkulasi udara, hingga saluran irigasi. Semua sudah dilihat langsung oleh tim. Mudah-mudahan hasilnya sesuai harapan,” pungkasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien























Discussion about this post