BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Seorang bocah bernama Bayu (12) meninggal dunia setelah diduga tenggelam saat berenang bersama tiga temannya di Sungai Cisasah, Kampung Gang Salak-Pasundan Bobojong, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Kapolsek Dramaga, Iptu Zalukhu, mengatakan korban awalnya bermain dan berenang bersama teman-temannya di aliran sungai tersebut. Saat asyik berenang, teman-teman korban tiba-tiba menyadari Bayu sudah tidak terlihat di permukaan air.
“Korban dan tiga temannya sedang bermain serta berenang di Sungai Cisasah. Namun, saat berenang, teman-temannya kaget karena korban tiba-tiba tidak terlihat lagi,” ujar Iptu Zalukhu.
Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dengan mengangkat korban dari sungai dan membawanya ke klinik terdekat.
Namun nahas, dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, korban diduga telah meninggal dunia. Kabar duka tersebut membuat keluarga terpukul. Bahkan, ibu korban dikabarkan mengalami syok setelah mengetahui putranya meninggal dunia.
Jenazah Bayu kemudian dibawa ke rumah duka di Kampung Malangsari RT 01 RW 01, Desa Neglasari. Rencananya, jenazah dimandikan dan dikafani di rumah duka sebelum dimakamkan di area wakaf keluarga di Kampung Gang Salak, Desa Petir.
Kepala Desa Neglasari, Yayan Mulyana, membenarkan peristiwa tersebut. Ia hadir di rumah duka bersama pengurus RT/RW dan warga untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Yayan juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area sungai yang memiliki risiko tinggi.
“Orang tua harus lebih mengontrol dan mengawasi anak-anak ketika bermain, terutama di aliran sungai yang sangat berisiko dan sering kali jauh dari pantauan,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.
“Semoga orang tua, keluarga, dan kerabat yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT,” tutupnya.
Editor : Muttaqien

























Discussion about this post