BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah Kota Bogor meminta pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Pasar Bogor dan Plaza Bogor mengosongkan lapak mereka seiring rencana pembongkaran gedung pusat perbelanjaan tersebut. Penertiban dilakukan untuk menjamin keselamatan selama proses pembongkaran berlangsung.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan pembongkaran gedung berisiko tinggi jika masih terdapat aktivitas warga di sekitarnya.
“Untuk pekerjaan yang sifatnya minor, seperti pembongkaran elektrikal dan mekanikal, itu masih bisa berjalan. Tapi kalau merobohkan gedung, area sekitarnya harus steril karena berisiko,” kata Dedie, Kamis, 15 Januari 2026.
Dedie menjelaskan, proses peruntuhan dua gedung akan melibatkan mobilisasi alat berat serta bongkar muat material puing. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan warga apabila aktivitas perdagangan masih berlangsung di sekitar lokasi.
Karena itu, Pemkot Bogor menetapkan Jalan Roda dan Jalan Bata harus steril dari pedagang. Adapun Jalan Pedati akan difungsikan sebagai jalur antrean truk dan mobilitas alat berat selama pembongkaran.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di sisi kiri maupun kanan bangunan yang akan dibongkar. Area tersebut harus steril agar tidak terjadi kecelakaan kerja,” ujar Dedie.
Pemerintah Kota Bogor telah menyiapkan lokasi relokasi bagi PKL terdampak. Para pedagang diminta segera berpindah dan melanjutkan aktivitas usahanya di Pasar Sukasari dan Pasar Jambu Dua.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post