BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong penataan lingkungan dimulai dari tingkat rukun warga (RW). Melalui program Kampung Dayeuh Padjajaran, pemerintah menargetkan sedikitnya satu RW di setiap desa menjadi percontohan penataan kawasan sekaligus pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Hadijana mengatakan program tersebut menjadi salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan setiap desa. Pelaksanaannya dimulai dari minimal satu RW di masing-masing desa.
“Minimal satu RW di setiap desa menjadi Kampung Dayeuh Padjajaran,” kata Hadijana.
Program itu akan diterapkan di 416 RW yang tersebar di 416 desa di Kabupaten Bogor. RW yang lebih dulu menjalankan program diharapkan menjadi percontohan bagi lingkungan lain.
Konsep Kampung Dayeuh Padjajaran tidak sekadar menyasar pembenahan fisik lingkungan. Pemerintah menggabungkan penataan kawasan dengan pengelolaan sampah, pembangunan infrastruktur, penguatan usaha ekonomi masyarakat, kampung ramah lingkungan, hingga pendataan kependudukan.
Menurut Hadijana, pemerintah ingin penataan wilayah tidak hanya bergerak dari atas melalui kebijakan pemerintah. Gerakan tersebut diharapkan tumbuh dari masyarakat di tingkat RW.
Sebagian RW di sejumlah desa, kata dia, telah mulai menjalankan program tersebut pada tahun ini. Pelaksanaannya belum serentak karena beberapa desa masih menunggu pencairan anggaran dan menyelesaikan tahap persiapan.
Pemkab Bogor mengalokasikan Rp300 juta untuk setiap Kampung Dayeuh Padjajaran. Anggaran itu terdiri atas Rp200 juta untuk penataan lingkungan dan Rp100 juta untuk pengelolaan sampah.
Pengelolaan sampah menjadi salah satu sasaran utama program tersebut. Pemerintah mendorong sampah yang dihasilkan warga dapat ditangani sedekat mungkin dari sumbernya, termasuk melalui pengolahan menggunakan magot dan kompos.
Hadijana mengatakan konsep itu diharapkan membuat pengelolaan lingkungan tidak berjalan parsial. Penataan kawasan, infrastruktur, sampah, dan aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan dapat terhubung dalam satu gerakan yang berkelanjutan.
Ke depan, Pemkab Bogor menargetkan seluruh desa dapat menjalankan Kampung Dayeuh Padjajaran secara bersamaan. RW yang menjadi percontohan pada tahap awal akan menjadi referensi bagi wilayah lain untuk mengembangkan pola penataan sesuai kebutuhan masing-masing.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post