BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk mendukung persiapan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat. Upaya tersebut dilakukan melalui program pembangunan yang berjalan pada 2025 dan dilanjutkan pada 2026.
“Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bogor, terutama Bogor Barat, kami lakukan sebagai bentuk keseriusan mempersiapkan DOB,” kata Rudy, Rabu, 17 Desember 2025.
Rudy mengatakan wacana pembentukan Kabupaten Bogor Barat telah muncul sejak 1990-an, namun hingga kini belum terealisasi. Selama sekitar 10 bulan memimpin, pemerintah daerah, kata dia, bergerak cepat merespons aspirasi tersebut dengan keberpihakan anggaran, terutama untuk pembangunan infrastruktur jalan di Bogor Barat yang menyerap ratusan miliar rupiah dari APBD 2025.
Selain pembangunan fisik, Pemkab Bogor menggandeng Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) untuk mempercepat perencanaan perkotaan calon ibu kota daerah baru. IAP telah melakukan survei wilayah, kajian tata ruang perkantoran, serta diskusi kelompok terarah bersama masyarakat di Bogor Barat dan Bogor Timur.
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menyatakan pembangunan infrastruktur menjadi prasyarat penting menyambut kabupaten baru. Ia berharap infrastruktur yang dibangun dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan memunculkan pusat-pusat ekonomi baru.
Panelis lokakarya, Yusfitriadi, menekankan pemekaran wilayah harus berbasis kebutuhan masyarakat.
“Infrastruktur dibangun untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan elite,” ujarnya.
Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bogor Bambam Setia Aji menyebut pembangunan infrastruktur calon DOB Bogor Barat dilakukan bertahap dengan fokus pada kelayakan wilayah. Ia memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp 5,6 triliun hingga kawasan ibu kota baru dan sekitarnya rampung.
Ketua KPPKBB Yana Nurheryana mengapresiasi dukungan Pemkab Bogor. Menurut dia, KPPKBB terus mengawal percepatan pemenuhan infrastruktur melalui penguatan koordinasi di 14 kecamatan di Bogor Barat.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post