BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai membangun infrastruktur di dua wilayah yang diproyeksikan menjadi calon ibu kota baru, yakni Bogor Timur dan Bogor Barat. Pembangunan dilakukan meski moratorium pemekaran daerah belum dicabut.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, mengatakan kajian pengembangan Bogor Timur dan Bogor Barat telah disusun Ikatan Ahli Perencanaan dan disetujui Bupati Bogor.
“Ada beberapa perencanaan yang dibuat untuk Bogor Timur dan Barat dan sudah disetujui para pimpinan,” ujar Bambam, Selasa, 30 Desember 2025.
Menurut Bambam, pembangunan infrastruktur tidak menunggu pembukaan moratorium pemekaran wilayah. Pemerintah daerah tetap menjalankan pembangunan secara bertahap mulai tahun depan.
“Kami tidak menunggu moratorium atau pembukaan pemekaran. Pembangunan dilaksanakan dulu, bertahap. Tahun depan mulai cut and fill dan pembuatan jalan,” kata dia.
Ia menjelaskan, calon ibu kota Bogor Barat berlokasi di Kecamatan Cigudeg. Adapun Bogor Timur direncanakan berada di wilayah Sukamakmur dan Jonggol.
“Awalnya di Jonggol, jadi memang akan dibikin dua kota yang saling terkoneksi,” ujarnya.
Bambam menambahkan, dalam pembangunan dua calon ibu kota tersebut, pemerintah daerah berupaya menjaga kondisi lingkungan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Kami tidak ingin pembukaan lahan baru menyebabkan masalah ke depan. Kondisi lingkungan benar-benar dijaga,” kata dia.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post