BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan perbaikan sektor pendidikan pada 2026. Fokus program meliputi perbaikan infrastruktur dan penyempurnaan sistem pendidikan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan tahun 2026 menjadi momentum untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur pendidikan yang belum tuntas. Ruang gerak pemerintah daerah pada 2025 cukup terbatas karena postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah disahkan pada 30 Desember 2024, sebelum dirinya dilantik.
“Maka pada 2026, jadi momentum buat kami untuk mengejar ketinggalan beberapa infrastruktur pendidikan yang belum tuntas,” kata Rudy, Kamis, 15 Januari 2026.
Rudy mengakui upaya perbaikan sektor pendidikan di Kabupaten Bogor belum sepenuhnya tuntas. Luasnya wilayah yang mencakup 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan menjadi tantangan tersendiri. Dalam sekitar 11 bulan masa kepemimpinannya, seluruh permasalahan belum bisa diselesaikan sepenuhnya.
Politisi Partai Gerindra itu menyebut sistem pendidikan dan tata kelola sudah mulai diperbaiki, termasuk infrastruktur sekolah yang rusak berat, sedang, maupun ringan.
Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah pemberian bantuan biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang tidak diterima di sekolah negeri.
“Bagi masyarakat yang tidak mampu, tidak keterima di sekolah negeri tetapi diterima di sekolah swasta, maka biayanya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor,” tuntasnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post