BogorOne.co.id | Kota Bogor – Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor)Pencegahan Korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Candi Bentar Hall, Ancol, Jakarta, Kamis (10/7/2025).
Rakor tersebut merupakan hasil kerja sama KPK dengan Pemprov DKI Jakarta dan diikuti oleh pemerintah daerah dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sumatera Selatan, Lampung, serta Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang bersih pasca pelantikan kepala daerah di sejumlah provinsi.
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak dalam sambutannya menyatakan bahwa kepala daerah memiliki peran penting dalam menentukan arah perubahan. Ia menegaskan pentingnya integritas dan kolaborasi untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan.
“Kami ingin memastikan kekuasaan yang diberikan rakyat tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Kolaborasi dan integritas adalah kunci,” ujar Johanis.
Johanis menambahkan, forum tersebut juga menjadi penguatan komitmen antara kepala daerah dan pimpinan DPRD terpilih untuk mewujudkan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Menurutnya, KPK mendorong sinergi strategis antara kebijakan daerah dan strategi nasional pemberantasan korupsi, termasuk Aksi Stranas PK, agar agenda pemberantasan korupsi di level lokal semakin kuat.
Di kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyampaikan bahwa koordinasi antara Pemkot Bogor dengan KPK selama ini berjalan baik.
“Terutama terkait edukasi dan supervisi bagaimana menjalankan roda pemerintahan tanpa harus korupsi. Ini sangat baik, sejalan dengan niat Kota Bogor menjadikan pemerintahan yang bersih,” kata Jenal.
Reporter : Resha
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post