BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegur Ajat Sudrajat, penjual es gabus asal Bojonggede yang sempat viral, karena memberikan informasi tidak benar terkait tempat tinggalnya. Teguran itu disampaikan saat pertemuan yang didampingi ketua RW setempat, Sabtu, 31 Januari 2026.
Dalam pertemuan itu, terungkap bahwa Ajat sebenarnya tinggal di rumah pribadi yang telah menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), bukan di rumah kontrakan seperti yang diakuinya sebelumnya kepada gubernur.
“Babeh bilangnya ngontrak, bohong sih, Beh. Kenapa sih babeh bohong terus? Babeh gak boleh bohong,” kata Dedi Mulyadi kepada Ajat, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Ajat kemudian meminta maaf dan menjelaskan bahwa dirinya gugup saat pertama kali bertemu Gubernur Jawa Barat.
Meski pertemuan itu diwarnai insiden kebohongan, Ajat kini menerima berbagai bantuan setelah video dugaan perlakuan oknum aparat terhadap dagangannya viral. Bantuan yang diterima antara lain sepeda motor dari Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, paket umrah dari Aisar Khaled, dan bantuan dari Bidan Seruni. Ajat menyatakan sudah memaafkan insiden dengan oknum aparat.
Dedi Mulyadi menilai rentetan bantuan ini sebagai hikmah bagi Ajat, namun tetap memperingatkan agar perilaku bohong tidak terulang. Ia menekankan bahwa bantuan bersifat sementara, dan keberhasilan masa depan Ajat tetap bergantung pada kerja kerasnya sendiri.
“Yang berikutnya babeh memanfaatkan uang yang diterima untuk masa depan babeh dan istri, sama anak karena kita tidak bisa merubah nasib kita kecuali diri kita sendiri. Makanya babeh harus usaha sendiri karena modalnya sudah ada,” ujar Dedi Mulyadi.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post