BogorOne.co.id | Kota Bogor – Perjuangan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) yang menyalurkan aspirasi masyarakat untuk kebutuhan sarana pendidikan membuahkan hasil yang manis.
Sebelumnya, masyarakat menyampaikan aspirasinya kepada ASB mengenai 11 Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Bogor Utara yang membutuhkan sarana dan prasarana khususnya meubelair.
Penyerahan, aspirasi masyarakat itu dilaksanakan di SD Bantarjati V Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada, Selasa (18/10/22).
Menurut ASB, pemberian meubelair sendiri merupakan aspirasi dari masyarakat pendidikan yang disampaikan kepada DPRD Kota Bogor.
“Alhamdulillah kebetulan kami DPRD Kota Bogor dari fraksi PPP dapat menyalurkan 11 paket sarana dan prasarana meibeulair yang didistribusikan untuk Kecamatan Bogor Utara,” kata dia.
Politisi PPP itu mengungkapkan, pemberian meubelair sendiri tersebar untuk sekolah dasar yang ada di delapan kelurahan se-Kecamatan Bogor Utara, dengan anggaran sarpras sekitar Rp1,1 miliar.
Lalu kata dia, kondisi eksisting Sekolah Dasar di Bogor Utara untuk sarana dan prasarananya sampai hari ini masih banyak yang harus direhabilitasi bangunannya.
“Tahun kemarin, kita mendorong aspirasi 11 sekolah yang direhabilitasi yang ada di delapan kelurahan. Tahun ini 11, kita coba suporting sarana dan prasarana untuk meubelairnya, Insya Allah DPRD Kota Bogor akan berbuat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sekola Dasar (SD) pada Dinas Pendidikan Kota Bogor, Rudi Suryanto berterimakasih sekali dengan adanya aspirasi dari DPRD dengan kepedulianya terhadap dunia pendidikan.
“Kami menyambut baik, karena meubeulair ini di sekolah dasar khususnya di bogor utara kondisinya sudah rusak, mebeuler yang sekarang tidak sama seperti dulu, satu meja, bisa untuk pembelajaran kelompok, memudahkan untuk seting bangku,” ucap Rudi.
Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SDN Bantar Jati 5, Suci Iriani, yang mewakili para kepala sekolah mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan meubelair untuk sekolah dasar di bogor utara.
Selain itu, bangunan sekolah untuk ruang kelas disini juga banyak yang harus segera direhabilitasi. Dan dia berharap kedepan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bisa memprioritaskan anggaran untuk pembangunan gedung sekolah.
“Alhamdulilah kami mendapatkan muebelair untuk 3 ruang kelas. Kedepan, kami berharap adanya bantuan untuk pembangunan rehab gedung sekolah dan ruang kelas baru, karena dari 18 rombel, disini masih kekurangan 6 rombel,” tandas dia. (Fry)
























Discussion about this post