BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya terhadap sektor pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas pembangunan. Hal ini disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor, Rabu (23/7/2025), yang mengesahkan dua Peraturan Daerah (Perda), yakni Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 dan Pemberdayaan serta Perlindungan Perempuan.
Dedie menyampaikan bahwa pelaksanaan APBD 2024 telah berjalan sesuai ketentuan dan menunjukkan capaian positif terhadap program prioritas. Ia juga memaparkan komposisi Rancangan Perubahan APBD 2025, yang terdiri dari pendapatan daerah sebesar Rp3,2 triliun, belanja daerah sebesar Rp3,3 triliun, dan pembiayaan daerah Rp56 miliar.
“Rencana perubahan anggaran sudah mengakomodir sektor pendidikan lebih dari 27 persen. Itu bentuk komitmen bahwa sektor pendidikan tetap menjadi perhatian kita,” ujar Dedie.
Dedie menjelaskan, alokasi belanja untuk sektor pendidikan mencapai 22,55 persen, sedangkan sektor kesehatan sebesar 17,98 persen. Angka ini disebutnya telah melampaui batas minimal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain sektor pendidikan dan kesehatan, Pemkot Bogor juga menganggarkan program strategis lainnya, seperti pengadaan lahan untuk penanganan longsor di Batu Tulis, pengembangan layanan angkutan massal, pembangunan command center, pemasangan CCTV dan WiFi publik, serta peningkatan honor untuk RT/RW, LPM, dan guru ngaji.
Pemkot juga mengalokasikan dana cadangan untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dengan bantuan tambahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Terkait layanan kesehatan, Dedie mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mencari solusi untuk mengoptimalkan operasional RSUD Kota Bogor di tengah upaya efisiensi anggaran.
“Kami sedang berupaya mencari solusi agar RSUD bisa kembali berjalan dengan lancar dan efisien,” pungkasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post