BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Seorang pemuda berinisial E ditemukan meninggal dengan luka di bagian punggung di Desa Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Kamis, 27 Agustus 2026 pagi. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dan belum memastikan keterkaitannya dengan aksi bentrokan yang terjadi beberapa jam sebelumnya.
Kapolsek Citeureup Komisaris Eddy Santosa mengatakan jasad E ditemukan warga sekitar pukul 05.30 WIB di dekat kawasan Perumahan Anggreani.
“Ini kemungkinan korban tawuran semalam yang Jalan Raya Jakarta-Bogor karena sempat ramai tawuran semalam,” kata Eddy, Jumat, 28 Agustus 2026.
Namun, Eddy menegaskan polisi belum dapat memastikan dugaan tersebut. Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri kronologi sebelum menyimpulkan penyebab kematian E.
“Baru kemungkinan ya, masih kita lidik,” ujarnya.
Berdasarkan informasi awal, E bukan warga Desa Karang Asem Barat. Korban diketahui merupakan warga Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup.
Polisi sejauh ini telah meminta keterangan dari tiga orang. Eddy mengatakan mereka bukan diamankan, melainkan dimintai keterangan untuk membantu penyelidikan.
“Bukan diamankan, dimintai keterangan, enggak ada yang diamankan,” kata dia.
Polisi juga masih mencari saksi lain, termasuk teman-teman korban. Keterangan mereka diperlukan untuk mengetahui aktivitas E sebelum ditemukan meninggal.
“Kita lagi nyari informasi saksi-saksi yang bisa kita minta keterangan untuk bisa lebih jelas seperti apa sih kronologisnya,” ujar Eddy.
Di sisi lain, video yang beredar memperlihatkan keluarga korban berduka. Dalam video tersebut, ayah korban berinisial A terlihat menangis setelah mengetahui anaknya meninggal.
Eddy mengatakan polisi belum dapat menyimpulkan apakah E merupakan korban dalam bentrokan di Jalan Raya Jakarta-Bogor. Kesimpulan baru akan diberikan setelah pemeriksaan saksi dan penyelidikan mengenai kronologi kejadian rampung.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post