BogorOne.co.id | Kota Bogor – Polresta Bogor Kota menyiapkan skenario untuk mencegah suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta bertemu setelah pertandingan kedua tim di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 12 September 2026. Salah satu langkah yang disiapkan ialah menahan sementara rombongan suporter di wilayah Sentul jika situasi di Kota Bogor belum dianggap aman.
Kepala Bagian Operasional Polresta Bogor Kota Komisaris Polisi A. Nana Suryadi mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari antisipasi terhadap potensi gesekan antarsuporter saat mereka kembali dari Jakarta.
“Kalau situasi di Bogor belum memungkinkan, bisa kita tahan sementara di Sentul,” kata Nana.
Menurut dia, keputusan tersebut akan melihat kondisi di lapangan, terutama keberadaan kelompok suporter lain dan kerumunan massa di Kota Bogor. Polisi berupaya mencegah rombongan suporter tiba di waktu dan lokasi yang sama.
Sekitar enam bus suporter dari Kota Bogor diketahui berangkat menuju Jakarta. Rombongan tersebut diberangkatkan dari dua lokasi, masing-masing sekitar tiga bus.
Kawasan Baranangsiang menjadi salah satu titik yang diantisipasi polisi. Bus yang kembali dari Jakarta diperkirakan melintasi kawasan tersebut.
Polisi menempatkan personel di sejumlah titik, termasuk Jembatan Cinta dan flyover menuju Panduraya. Petugas akan memantau pergerakan rombongan dan mengatur massa setelah turun dari bus.
Jika jalur utama dinilai belum aman, polisi menyiapkan rute alternatif. Rombongan dapat diarahkan melalui Batu Tulis menuju Bogor Barat sehingga tidak melintasi jalur Sistem Satu Arah atau SSA Kota Bogor.
Polresta Bogor Kota juga berkoordinasi dengan Polres Bogor untuk memantau perjalanan suporter dari arah Jakarta. Koordinasi itu diperlukan untuk menentukan waktu dan jalur yang paling memungkinkan bagi rombongan memasuki Kota Bogor.
Antisipasi terhadap suporter telah dilakukan sebelum pertandingan. Polisi melakukan penyekatan di enam titik, yakni Baranangsiang, Terminal, Stasiun, Ciawi, Empang, dan PTM.
Dalam penyekatan tersebut, polisi mengimbau suporter mempertimbangkan kembali perjalanan ke Jakarta untuk menonton pertandingan. Tidak ada suporter yang diamankan dalam kegiatan itu.
Pengamanan pertandingan dan kepulangan suporter melibatkan sekitar 480 personel Polresta Bogor Kota. Kekuatan tersebut ditambah dua regu Brimob sehingga total personel yang disiapkan mencapai sekitar 500 orang.
Nana mengatakan penempatan personel difokuskan pada titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi pertemuan massa.
Polisi, kata dia, tidak hanya mengantisipasi keributan setelah suporter tiba di Bogor. Pergerakan mereka sejak keluar dari Jakarta juga dipantau untuk mencegah dua kelompok suporter bertemu di jalan.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post