BogorOne.co.id | Kota Bogor – Sejumlah ruas jalan di Kota Bogor mengalami kerusakan akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Kerusakan itu berupa jalan berlubang hingga lapisan aspal yang mengelupas.
Kerusakan terlihat di Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal. Di sejumlah titik, badan jalan berlubang dan tergenang air. Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Kapten Yusuf, Kecamatan Bogor Selatan. Lapisan aspal di ruas tersebut tampak terkelupas sehingga permukaan jalan bergelombang.
Kerusakan jalan juga ditemukan di Jalan Abdullah Bin Nuh dan Jalan Sholeh Iskandar. Lubang-lubang di badan jalan membuat arus kendaraan tidak berjalan optimal. Bahkan, kondisi jalan rusak sempat menyebabkan pengendara terjatuh, seperti yang terjadi di Kedung Halang, Jalan KS Tubun, beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Pemeliharaan dan Kebinamargaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Agus Sobari, membenarkan kondisi tersebut. Menurut dia, curah hujan yang tinggi menjadi salah satu faktor utama rusaknya jalan.
“Di awal 2026, aduan masyarakat terkait kerusakan jalan cukup banyak,” kata Agus. Ia menyebutkan, pihaknya menurunkan tim di setiap kecamatan untuk melakukan patroli rutin sekaligus menindaklanjuti laporan warga.
Agus menjelaskan, tidak semua jalan yang rusak berada dalam kewenangan Pemerintah Kota Bogor. Sebagian merupakan jalan provinsi dan jalan nasional.
“Aduan masyarakat tetap kami tampung, meskipun ada yang di luar kewenangan kami,” ujarnya.
Ia mengatakan, total panjang jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Bogor sekitar 139 kilometer. Untuk kerusakan yang membutuhkan penanganan cepat, PUPR Kota Bogor melakukan perbaikan sementara dengan metode tambal sulam.
“Kalau tambalan sudah terlalu banyak, tahap berikutnya dilakukan overlay atau hot mix. Tapi karena sekarang musim hujan, hot mix sulit menempel, sehingga kami gunakan cold mix. Ini sifatnya sementara,” kata Agus.
Dalam lima hingga enam hari terakhir, PUPR Kota Bogor telah memperbaiki empat ruas jalan, yakni Jalan Telagawarna Katulampa, Jalan Baranangsiang, Jalan RE Martadinata, dan Jalan Pajajaran. Perbaikan dilakukan dengan skema tambal sulam.
Agus menambahkan, perbaikan juga dilakukan di Kedung Halang setelah adanya laporan pengendara terjatuh.
“Tidak bisa semuanya ditangani sekaligus. Tim kami setiap hari tetap melakukan patroli,” ujarnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post