BogorOne.co.id – Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, memprediksi kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akan kembali dipadati wisatawan pada akhir pekan ini, tepatnya tanggal 28-29 Maret 2026.
Antisipasi ini dilakukan guna menghadapi potensi “gelombang kedua” kunjungan wisata pasca-libur Lebaran.
Wikha menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah intens berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memantau data reservasi.
“Kami masih berkoordinasi dengan PHRI untuk meminta data okupansi hotel pada tanggal 28 dan 29 Maret. Gelombang pertama arus wisata sudah berlangsung dalam dua hari terakhir dan hari ini mulai mereda,” tutur Wikha kepada awak media, Selasa 24 Maret 2026.
Menurut Wikha, kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan sebagian instansi turut memengaruhi pola pergerakan masyarakat. Jika data okupansi hotel menunjukkan angka yang tinggi, Polres Bogor dipastikan bakal menerapkan skema rekayasa lalu lintas.
“Apabila tingkat okupansi hotel tinggi, otomatis kami akan memberlakukan beberapa pola rekayasa lalu lintas pada tanggal 28 dan 29 tersebut agar arus tetap terkendali,” sambungnya.
Data Volume Kendaraan
Berdasarkan data kepolisian, volume kendaraan yang melintas di jalur Puncak sempat mengalami lonjakan tajam pada 22-23 Maret kemarin.
-
22 Maret (Hari H Lebaran): Tercatat 56.000 kendaraan keluar-masuk melalui GT Ciawi.
-
23 Maret: Volume meningkat signifikan menjadi 83.000 kendaraan.
-
Puncak Arus: Terjadi pada Senin malam (23/3) dengan total mencapai 94.000 kendaraan yang melintasi wilayah Puncak.
“Puncaknya terjadi semalam. Hari ini terpantau dari pagi arus sudah cukup terkendali. Jika sebelumnya rata-rata kendaraan yang naik mencapai lebih dari 3.000 unit per jam, saat ini sudah turun di bawah 2.500 unit per jam,” jelas Wikha.
Meski situasi saat ini melandai, petugas tetap disiagakan untuk memastikan kenyamanan warga dan wisatawan yang masih berada di kawasan Puncak maupun yang akan datang pada akhir pekan mendatang.
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post