“Setiap hari lewat masih belum ada pengerjaan, apalagi akhir akhir ini hujan terus, di tambah jalannya rusak,” ujarnya.
Menurut dia, saat turun hujan deras, maka air selalu meluap menutupi jalan karena drainasenya tidak berfungsi, dan itu sangat menggangu pengguna jalan.
Saat di konfirmasi Kepala UPT Pelaksanan Teknis Infrastruktur Jalan Jembatan Kelas A wilayah III DPUPR Kabupaten Bogor, Andry Wistiantio membenarkan perihal proyek pembanguna jalan yang mangkrak tersebut.
Dia berkilah, bahwa penyebab mangkraknya proyek tersebut akibat terganggunya akses jalan untuk truk molen.
“Ya, jadi terhambat truk molen tidak bisa melewati ke jalan Tamansari, karena ada pengecoran juga di Jalan Cimanglid- Ciapus,” ujarnya dia belum lama ini.

























Discussion about this post