24.1 C
Bogor
Senin, 17 Januari 2022

Pungli Duit BPNT, Kades Sukaharja Diciduk Tim Sauber Pungli Polda Jabar

Must read

Warga Kampung Girangsari Gotong Royong Bangun Ruang Publik

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Ketua RT 02, RW 08, Kelurahan Harjasari, Bogor Selatan Donni ajak warganya melakukan bersih-bersih diarea lahan tidur milik warga...

Ratusan Personil Polresta Bogor Kota Disuntik Vaksin Booster

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Ratusan personil Polresta Bogor Kota dan pelayan publik di Kota Bogor mendapat vaksin booster, Senin (17/01/22). Vaksinasi dosis ketiga...

SDM Unggul Bekal Indonesia Bersaing dalam Ekonomi Digital 

BogorOne.co.id | Bandung - Presiden Joko Widodo meyakini bahwa sumber daya manusia (SDM) yang unggul akan membawa Indonesia mampu bersaing dalam hal ekonomi digital. Untuk...

Vaksinasi Pelajar di Cisarua Terus Dikebut

BogorOne.co.id | Cisarua - Peserta didik usia 6-11 tahun terus gencar dilakukan vaksinasi diwilayah puncak Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (17/01/22). "Dari 41 Sekolahan SDN...

BogorOne.co.id | Ciomas – Seorang oknum Kepala Desa (Kades) Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor diamankan Tim Tindak II Saber Pungli Jabar.

Penangkapan terhadap RAH (55 tahun), oknum Kades, dilakukan terkait pungutan liar bantuan pangan nontunai (BPNT).

‘’Terkait pungutan BPNT,’’ kata Kepala Tim Tindak II Saber Pungli Jabar, AKBP Zul Azmi, dalam keterangannya Kamis (25/11/21).

Menurut Zul Azmi, selain mengamankan oknum Kades, dalam penindakan yang berlangsung sejak Rabu hingga Kamis (24-25/11) petugas juga menyita uang tunai Rp Rp 20.364.000. Uang yang disita petugas itu, diduga kuat hasil pungli program BPNT.

“Uang yang disita diduga kuat hasil pungutan program BPNT. Uang tersebut diambil oknum Kades dari pengelola E-Warung,’’ ujar dia.

Selain mengutip uang dari E-Warung, kata Zul, sang Kades juga meminta uang sebesar Rp 10 ribu kepada setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Di Desa Sukaharja.

Kata dia, terdapat pembagian bansos BPNT sejak tahun 2017 sampai dengan sekarang. Sebanyak 315 KPM untuk BPNT reguler dan 843 KPM BPNT perluasan.

“Penyaluran bansos BPNT dilakukan di kantor desa atas arahan kepala desa dan telah dibuatkan surat kepada E-Warong,” ujarnya.

Mesin EDC Mandiri milik E-Warong Ahmad di bawa ke tempat penyaluran di kantor Desa Sukaharja. Ini melanggar ketentuan,” tutur dia.

Menurut Zul, petugas Saber Pungli telah memeriksa sejumlah pihak terkait kasus ini. Diantaranya sejumlah KPM, pemilik E-Warung, admim E-Warung dan sejumlah pihak lainnya.

“Kami masih melakukan pengembangan ataa kasus ini. Sampai saat ini baru satu yang kita amankan untuk proses lebih lanjut,” ungakapnya. (Yud)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Warga Kampung Girangsari Gotong Royong Bangun Ruang Publik

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Ketua RT 02, RW 08, Kelurahan Harjasari, Bogor Selatan Donni ajak warganya melakukan bersih-bersih diarea lahan tidur milik warga...

Ratusan Personil Polresta Bogor Kota Disuntik Vaksin Booster

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Ratusan personil Polresta Bogor Kota dan pelayan publik di Kota Bogor mendapat vaksin booster, Senin (17/01/22). Vaksinasi dosis ketiga...

SDM Unggul Bekal Indonesia Bersaing dalam Ekonomi Digital 

BogorOne.co.id | Bandung - Presiden Joko Widodo meyakini bahwa sumber daya manusia (SDM) yang unggul akan membawa Indonesia mampu bersaing dalam hal ekonomi digital. Untuk...

Vaksinasi Pelajar di Cisarua Terus Dikebut

BogorOne.co.id | Cisarua - Peserta didik usia 6-11 tahun terus gencar dilakukan vaksinasi diwilayah puncak Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (17/01/22). "Dari 41 Sekolahan SDN...

Hilman Sukses Jadi Pengusaha Outlet Sepatu Beromset Ratusan Juta Rupiah

BogorOne.co.id | Bogor - Menjadi seorang yang sukses merupakan impian semua orang. Namun menuju sukses tidak lah mudah pasti butuh proses. Hal ini dialami...