BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin, 2 Februari 2026. Rakornas tersebut membahas sejumlah program strategis nasional, dengan penekanan utama pada swasembada pangan dan energi.
Dalam forum yang diikuti ribuan kepala daerah itu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta pemerintah daerah mendukung penuh agenda kemandirian pangan. Menurut dia, swasembada pangan merupakan syarat mutlak bagi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.
“Kalau kita mau merdeka dan sejahtera, kita harus jamin produksi pangan. Swasembada pangan itu tidak ada alternatif,” kata Prabowo.
Selain pangan, Presiden juga mendorong percepatan swasembada energi, hilirisasi industri, serta penguatan koperasi desa. Di bidang lingkungan, Prabowo menilai persoalan sampah sudah berada pada tahap serius dan harus ditangani secara cepat dan terukur. Pemerintah pusat, kata dia, menyiapkan pembangunan 34 proyek pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy.
“Kita sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit,” ujarnya.
Prabowo juga mengingatkan kepala daerah agar bekerja sebagai pelayan rakyat dan tidak terjebak pada kepentingan politik sempit. Ia menegaskan pemerintah harus bekerja untuk seluruh rakyat tanpa membedakan latar belakang politik.
Rakornas 2026 mengusung tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini diikuti sekitar 4.011 peserta yang terdiri dari pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia. Hadir pula Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Presiden, Panglima TNI, Kapolri, serta jajaran Kabinet Merah Putih.
Rudy Susmanto menyatakan Pemerintah Kabupaten Bogor siap menyelaraskan kebijakan daerah dengan program strategis nasional yang dicanangkan pemerintah pusat, terutama terkait swasembada pangan, energi, dan pengelolaan lingkungan.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post