BogorOne.co.id | Kota Bogor – Belum lama ini Wali Kota Bogor Bima Arya melantik sejumlah pejabat struktural dan fungsional di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Ada dua dinas yang nomenklaturnya berubah salah satunya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor yang dikepalai oleh Samson Purba.
Samson Purba merupakan kepala dinas pertama yang mengisi posisi kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan setelah menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terpisah.
Samson mengaku, menjadi Kepala Dinas (Kadis) Damkar Kota Bogor berbeda dengan memimpin dinas lainnya lantaran ada tantangan dan penyesuain tersendiri.
Apalagi, lanjutnya, tradisi Damkar yang dinilai sangat luar biasa, misal saat penyambutan pemimpin baru harus menyelam di tangki air mobil pemadam pemadam.
“Tradisi ini luar biasa, kita diterima, menjadi satu, bersama-sama dan membuat kenyamanan yang berbeda. Ini baru pertama kali menjadi kepala dinas damkar, karena memang Damkar juga baru menjadi dinas,” ucapnya usai penyambutan kepala dinas yang dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya dan Kasatpol PP Kota Bogor Agustiansyah di Mako Damkar Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Selasa (04/01/22).
Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM ini mengatakan, bidang di Damkar ada dua yakni bidang pemadaman dan penyelamatan dengan personil total 92 orang yanh dibagi menjadi tiga sektor atau unit, setiap satu shift ada 7 orang.
“Sedangkan kalau mako hanya disini, Sukasari. Adapun di Yasmin dan Cobuluh itu sebagai unit,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, sambungnya, Damkar akan membentuk unit-unit reaksi cepat untuk merespon semua aduan masyarakat dalam menghadapi kejadian-kejadian mendadak.
“Nanti kita akan siapkan call center khusus untuk merespon aduan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya berpesan agar kepala Dinas Damkar terus memperkuat niat termasuk personil untuk melakukan hal-hal yang mulia, karena imbalannya tidak hanya di dunia tetapi Insyaallah di akhirat juga.
Tentu dalam menjalankan tugas, lanjutnya, banyak hal yang dibutuhkan agar bisa sepenuhnya maksimal dalam menjalankan tugas. Oleh karenanya, dirinya meminta kepada Pak Samson sebagai sosok yang mengawali reformasi, restrukturisasi di Damkar ini untuk menghitung, merencanakan dan disiapkan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan di Damkar.
“Sejauh mana unit mobil memadai, perlengkapan memadai seragam memadai, personil dan lainnya. Karena sudah naik kelas menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan, karena itu rela apabila perlengkapannya ditambah dan apabila memungkinkan dan seharusnya bisa menunjang tentunya intensif juga harus ditambah,” katanya.
“Oleh karena itu, silahkan dibuat konsepnya, termasuk juga kantor. Saya ingin dianggarkan nanti, mungkin bisa tahun sekarang atau tahun depan,” pungkasnya. (Fik)























Discussion about this post