BogorOne.co.id | Kota Bogor – Sektor patiwisata jadi sumber pendapatan andalan ditengah guncangan pandemi covid-19 yang melanda ratusan negara dibelahan dunia. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah.
“Salah satu sumber devisa paling besar ada di sektor wisata yang didalamnya ada budaya,” ujar Syarifah kemarin.
Dia menuturkan, hampir di semua negara, saat ini menjadikan pariwisata sebagai salah satu sumber devisa, contohnya Thailand, Korea Selatan atau Singapura.
“Pengembangan sektor pariwisata secara tidak langsung efek multiplayernya besar,” ujarnya saat menerima audiensi Yayasan Siloka Tatar Sunda di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor.
Menurutnya, jika dilihat dari sisi kepentingan pemerintah melalui pengembangan pariwisata ada sembilan jenis pajak. Maka dengan pengembangan wisata akan diperoleh konsekuensi positifnya.
Bila menggunakan pendekatan wisata, maka yang ‘dijual’ adalah lingkungan, sehingga lingkungan akan menjadi lebih bagus, bersih dan lebih menghargai.
“Termasuk budaya didalamnya” tambahnya.
Sebagai langkah awal, Sofiah mengharapkan semua pihak terkait untuk berpikir optimis dan mempersiapkan sejak dari saat ini, sehingga ketika pandemi Covid-19 berakhir bisa diimplementasikan.
Sementara Sekretaris Yayasan Siloka Tatar Sunda, pertemua itu merupaka tindak lanjut deklarasi Kota Bogor sebagai kota pusaka yang sudah diatur dalam beberapa regulasi.
Diakuinya, sejak satu tahun lalu, berbagai kegiatan sudah dipersiapkan namun terkendala dengan adanya pandemi Covid-19 sehingga tidak bisa dilanjutkan.
“Hari ini kami coba sambungkan kembali dengan Bu Sekda apa yang dulu sempat tertunda, Alhamdulillah apa yang kami sampaikan dapat respon positif dari bu sekda dan akan ditindaklanjuti,” kata Rangga. (Fik)




























Discussion about this post