• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Mei 31, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Sepanjang 2025, Dinkes Kota Bogor Catat 93 Bayi Meninggal

Redaksi by Redaksi
31 Oktober 2025
in BOGOR RAYA, PEMERINTAHAN, PERISTIWA
0
bayi

Ilustrasi.

65
SHARES
65
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Angka kematian bayi di Kota Bogor masih tinggi. Hingga September 2025, tercatat 93 kasus kematian bayi. Angka ini turun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 114 kasus sepanjang 2024.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan gangguan pernapasan dan jantung menjadi penyebab utama.

“Ada 44 kasus,” katanya, Jumat, 31 Oktober 2025.

Penyebab kedua adalah bayi lahir dengan berat badan rendah dan prematur, yakni 18 kasus.

BERITA LAINNYA

korban pembunuhan

Balita Korban Pembunuhan di Bekasi Diasuh Nenek Sejak Bayi, Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Tersangka

30 Mei 2026
13 desa wisata

Pemkab Bogor Siapkan SK Bupati untuk 13 Desa Wisata Baru pada 2026

30 Mei 2026
tumpahan solar

Tumpahan Solar di Jalan Lapan-Cicangkal Picu Kecelakaan Beruntun, Belasan Pemotor Terjatuh

30 Mei 2026
bentrokan pelajar

Kasus Tawuran Maut di Dramaga Terungkap, Pelaku Masih Berstatus Pelajar

30 Mei 2026

Bayi yang dimaksud adalah mereka yang berusia di bawah satu tahun, sebagian besar berumur 0 sampai 28 hari.

Berbeda dengan angka kematian bayi, kematian ibu justru menurun signifikan. Dari Januari hingga September 2025, hanya tercatat 6 kasus. Angka ini jauh lebih rendah ketimbang 2024 yang mencapai 15 kasus dan 2023 sebanyak 11 kasus.

Retno menjelaskan kematian ibu terjadi selama masa kehamilan, persalinan, atau dalam kurun 42 hari setelah kehamilan berakhir. Mayoritas kematian terjadi pada masa nifas, yakni 4 kasus. Sisanya, 2 kasus terjadi saat hamil.

Tiga faktor utama penyebab kematian ibu adalah hipertensi dalam kehamilan, 3 kasus, komplikasi non-obstetrik, 2 kasus, dan perdarahan obstetric, 1 kasus.

Pemerintah Kota Bogor berkomitmen menekan angka kematian ibu dan bayi. Caranya, meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan dan memperkuat kapasitas tenaga medis.

“Tenaga kesehatan dibekali pelatihan kegawatdaruratan maternal dan neonatal, serta pelatihan antenatal care update,” ujar Retno.

Pemkot Bogor juga menggelar orientasi penyakit jantung bawaan pada bayi baru lahir guna meningkatkan kemampuan deteksi dini di fasilitas kesehatan.

Reporter       : Resha Bunai

Editor             : R. Muttaqien

Tags: 93 kasus kematian bayiAngka kematian bayi di Kota Bogor

Related Posts

korban pembunuhan
PERISTIWA

Balita Korban Pembunuhan di Bekasi Diasuh Nenek Sejak Bayi, Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Tersangka

30 Mei 2026
13 desa wisata
BOGOR RAYA

Pemkab Bogor Siapkan SK Bupati untuk 13 Desa Wisata Baru pada 2026

30 Mei 2026
tumpahan solar
BOGOR RAYA

Tumpahan Solar di Jalan Lapan-Cicangkal Picu Kecelakaan Beruntun, Belasan Pemotor Terjatuh

30 Mei 2026
bentrokan pelajar
BOGOR RAYA

Kasus Tawuran Maut di Dramaga Terungkap, Pelaku Masih Berstatus Pelajar

30 Mei 2026
Toyota Avanza menabrak warung
BOGOR RAYA

Diduga Mengantuk, Pengemudi Avanza Tabrak Warung di Tenjo

30 Mei 2026
Car Free Night
BOGOR RAYA

Skywalk Tegar Beriman Diresmikan Malam Ini, Jadi Pusat Perayaan HJB ke-544

30 Mei 2026
Next Post
SOIna

SOIna Kabupaten Bogor Raih Emas dan Perunggu di Kejuaraan Bocce Piala Gubernur Jawa Barat

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

ASN

Antisipasi Situasi Sosial Politik, ASN Pemkab Bogor Tidak Wajib PDH Senin Ini

2 September 2025
Tirta Pakuan

Tuntas Dini Hari! Tirta Pakuan Rampungkan Ganti Valve 700 mm di Intake Pasir Angin

18 Desember 2025
Helikopter

Helikopter Intan Angkasa Jatuh di Pegunungan Mimika, Evakuasi Tertunda karena Cuaca

11 September 2025
Eksodus Pemain Diaspora ke Liga 1: Penurunan Karier atau Sinyal Kebangkitan Kompetisi Domestik?

10 Bintang Diaspora Kini Warnai Super League 2025/2026

8 Februari 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
', enable_page_level_ads: true });