BogorOne.co.id | Depok – Dua unit sepeda motor milik warga terperosok ke dalam septic tank amblas di sebuah perumahan di Jalan Mandor Samin, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (2/12/2025).
Kejadian yang berlangsung tiba-tiba ini membuat pemilik kendaraan segera melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok.
Setelah menerima laporan, personel Damkar Depok langsung menuju lokasi. Sesampainya di tempat kejadian, petugas menemukan dua motor dan satu sepeda berada di dasar septic tank sedalam sekitar lima meter. Kondisi septic tank tersebut diketahui sudah tidak aktif, tetapi penutupnya tidak stabil.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan pulley system untuk mengangkat kendaraan dari dalam septic tank. Sejumlah personel bekerja dari tepi lubang, memastikan setiap kendaraan dapat diangkat dengan aman tanpa memperburuk kerusakan struktur tanah.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional DPKP Kota Depok, Tessy Haryati, menjelaskan insiden terjadi karena penutup septic tank amblas akibat kontur tanah yang berongga. Struktur bawah septic tank yang sudah rapuh membuat permukaan tanah runtuh saat dilintasi kendaraan.
“Peristiwa ini terjadi tiba-tiba tanpa tanda-tanda. Warga tidak mengetahui struktur septic tank di bawah sudah rapuh,” jelas Tessy.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh proses evakuasi berjalan aman dan terkendali. Dalam waktu sekitar 20 menit, seluruh kendaraan berhasil diangkat ke permukaan.
“Memang ada rongga pada bawah garasi yang sebelumnya dijadikan septic tank, tetapi sudah nonaktif. Dalam 20 menit kendaraan berhasil kami evakuasi,” ungkap Tessy.
Seusai proses evakuasi, petugas mengimbau warga agar lebih waspada terhadap kondisi tanah di sekitar rumah, terutama pada area yang pernah menjadi septic tank atau ruang bawah tanah lainnya. Warga diminta segera melapor jika menemukan tanah mencurigakan atau adanya penurunan permukaan tanah.
Petugas juga mengingatkan agar pemilik rumah tidak membiarkan kondisi garasi atau halaman memiliki struktur serupa dengan lokasi kejadian untuk mencegah insiden serupa terulang.
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post