BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogor Dramaga Ciherang 2 disuspend setelah menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan dari dapur tersebut diduga menyebabkan puluhan orang mengalami keracunan.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Haidir, mengatakan penghentian sementara operasional dilakukan untuk evaluasi dan perbaikan. Pelayanan bagi penerima manfaat untuk sementara dialihkan ke SPPG terdekat.
Menurut Haidir, terdapat dua dugaan pelanggaran dalam proses penyediaan makanan, yakni makanan dimasak terlalu cepat dan sebagian menu dibawa pulang oleh penerima.
“Dapur SPPG tersebut disuspend terhitung mulai hari ini, untuk evaluasi dan perbaikan. Pelayanan terhadap penerima manfaat untuk sementara waktu akan dialihkan ke SPPG terdekat,” kata Haidir.
Dugaan keracunan itu terjadi di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Sebanyak 29 orang sempat menjalani pemeriksaan di Puskesmas Dramaga setelah mengalami sejumlah gejala, seperti pusing, mual, muntah, dan diare.
Sebagian besar pasien telah diperbolehkan pulang. Hingga Jumat, 7 Agustus 2026 sore, masih terdapat empat orang yang menjalani perawatan di Puskesmas Dramaga.
Sementara itu, sampel menu MBG yang dikonsumsi para korban masih diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Bogor. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab munculnya gejala yang dialami para pasien.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Irman Gapur, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan keluar dalam dua hingga tiga hari.
“Dalam waktu 2 sampai 3 hari sudah keluar hasil uji lab dari makanan yang dimakan pasien,” ujar Irman.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post