BogorOne.co.id | Kota Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya dibuat geram dengan maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Pedati, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor belum lama ini.
Saat mengunjungi Kawasan Jalan Suryakencana, tepatnya Jalan Pedati Bima ngamuk, dirinya langsung memutuskan tali-tali pengikat tenda milik para PKL mengan menggunakakn pisau.
Orang nomor satu di kota hujan itu meminta Satpol PP dan aparatur wilayah untuk menyeterikakn lokasi tersebut dari para PKL.
Politisi PAN itu menegaskan, tidak ada toleransi bagi para PKL liar yang ada di Jalan Pedati, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Karena lokasi itu bukan pasar.
“Jadi, tidak akan menjadi pasar. Saya akan terbitkan Perwali disitu ( Jalan Pedati) terkait jualan barang apa saja yang ada disitu. Termasuk toko-tokonya. Tokonya kita atur disitu. Tokonya saja diatur, ya otomatis yang berjualan PKL nya gak bisa di situ,” kata Bima, Rabu 11 Januari 2023.
Bahkan, Bima mengaku, kondisi Jalan Pedati akan berubah total pasca dirinya mengamuk. Dan dia akan segera mengondisikan toko-toko yang berada di Jalan Pedati.
Menurutnya, bukan hanya persoalan Satpol PP. Tapi, UMKM, camat, lurah ada keswenagan untuk tetap menjaga ketertiban di situ. “Jadi konsep disini bukan konsep belanja. Tapi, konsep disini konsep destinasi wisata komersial kira kira begitu,” jelasnya.
Masih kata dia, jika konsep itu berjalan, Pemkot Bogor akan memprioritaskan warga untuk berjualan di areal Pedati dengan konsep komersil. Sehingga, jika sudah berjalan, Jalan Pedati, tidak ada sebutan pasar.
“Konsepnya masih sama sama disusun bersama tim lintas dinas. Nanti, kita akan bicarakan dengan warga. Tapi, tidak bisa kembali dengan konsep lama. Di situ bukan pasar,” katanya.
Bima juga berjanji, satu tahun terakhir masa jabatan dirinya sebagai Wali Kota Bogor, makan akan terus melakukan pengawasan terhadap situasi di Jalan Pedati.
“Jadi, satu konsepnya dulu. Nomor dua setelah ada konsep kita akan lakukan pengawasan. Ini berjalan panjang. Ini satu tahun. Pasar Bogor kan akan dibongkar. Ini pedati menjadi bagian pembongkaran,” tegasnya.
“Jadi saya pastikan, di Jalan Pedati harus steril dari PKL. Pedagang sesuai dengan rencana untuk tidak berjualan lagi dijalan,” tandasnya. (Fry)























Discussion about this post