BogorOne.co.id | Cibinong – Untuk menambah kekuatan dalam mengawal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terjunkan 435 Anggota Satpol PP ke seluruh Desa di Bumi Tegar Beriman.
Hal itu diungkapkan Bupati Bogor Ade Yasin saat gelar apel bersama di Lapangan Tegar Beriman, Senin (14/06/21). Apel bersama dihadiri juga Kapolres Bogor, AKBP Harun, dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor.
“Ini adalah penguatan, karena khawatir ketika habis lebaran ada peningkatan kasus Covid-19 yang cukup signifikan,” kata Ade Yasin.
Politisi PPP itu mengaku, sengaja mengumpulkan kekuatan lewat apel bersama, tujuannya demi menambah kekuatan untuk lebih cepat merespon apabila terjadi peningkatan kasus yang signifikan, sehingga laporannya menjadi lebih cepat.
“Nantinya petugas Satpol PP akan disebar ke 435 desa/kelurahan, yakni 416 desa dan 19 kelurahan,” terangnya.
Bupati menerangkan, bahwa hingga saat ini Kabupaten Bogor masih memberlakukan PPKM Berbasis Mikro yang periodenya akan berakhir persis hari ini, dan kembali akan diperpanjang.
“Kita bergerak, baik Satgas tingkat RT, RW, desa atau kelurahan, kecamatan dan kabupaten, tetapi kami butuh pengawasan secara langsung, jadi Satpol PP selain berfungsi untuk sosialisasi juga melaksanakan fungsi pengawasan,” tuturnya.
Apabila ada kejadian lanjut adik mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin itu, maka langsung cepat bisa terlaporkan. Satpol PP yang di BKO di desa akan berkoordinasi dengan Polsek, Babinsa dan Babinkamtibmas.
Diakuinya, pasca lebaran kasus Covid di Kabupaten Bogor cenderung mengalami peningkatan. Yang tadinya sempat melandai di angka sekitar 50 kasus per harinya, tapi sekarang sudah mulai naik lagi ke angka 90 kasus per hari.
“Tingkat okupansi hunian di rumah sakit juga mulai naik, tadinya sebelum lebaran di angka 20 persen ke bawah sekarang hampir 50 persen. Jadi ini yang harus kita waspadai dan kita sama-sama berkoordinasi hingga tingkat yang paling bawah,” jelas Ade.
Ia mengungkapkan, kekuatan yang dimiliki sekarang sebenarnya belum memadai, sehingga masih perlu banyak orang, jadi maksimalkan untuk bergerak.
“Kita tidak berjalan sendiri, Polres Bogor mengerahkan seluruh kekuatannya, Kodim 0621 juga mengerahkan seluruh kekuatannya. Kita sama-sama mengatasi ini supaya angka Covid tidak bergerak naik terus,” tuturnya.
Soal tingkat kepatuhan, mungkin karena pandemi ini sudah berjalan dua tahun, jadi masyarakat mulai bosan dan jenuh sehingga abai terhadap protokol kesehatan.
“Sebetulnya jika abai, yang rugi diri kita sendiri, jadi saya tetap ingatkan terus masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan terutama menggunakan masker. Meski demikian, masyarakat yang sadar akan bahaya Covid dan patuh protokol kesehatan juga banyak,” ungkapnya.
Bupati juga tetap akan menilai kinerja dan memberikan penghargaan untuk semua petugas yang diturunkan, seperti petugas di tingkat desa atau kelurahan, RT dan RW.
“Mana yang pelaporannya lebih cepat, update pelaporannya baik, penanganannya baik, supaya ada semangat dari petugas, bahwa mereka dihargai kerja kerasnya oleh pemerintah,” tandasnya. (Donn)





























Discussion about this post