BogorOne.co.id | Kota Bogor – Organisasi Sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang terdiri dari Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), Angkatan Muda Ka’bah (AMK) dan Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) membagikan buku paket pelajaran.
Pembagian buku paket tersebut dikhususkan bagi para siswa dan siswi Pusat Kegiatan Belajar Masyakarat (PKBM) Sekolah Umum Kabogoran di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara.
Tak kurang dari 57 siswa dan siswi, yang mengikuti pendidikan sekolah non formal tersebut mendapatkan 15 buku mata pelajaran dengan jenjang paket A, B dan C. Sebelumnya, Sekolah Umum Kabogoran, semenjak didirikan tahun 2021 diketahui sudah meluluskan dua angkatan
“Untuk 57 siswa yang saat ini dan sedang mengikuti proses KBM adalah angkatan ke-2 dan mereka rata2 masih usia produktif dan berdomisili di Kota Bogor,” kata Kepala Sekolah Umum Kabogoran, Resha Melania, Senin (07/01/22).
Untuk proses kegiatan belajar dan mengajar Sekolah Umum Kabogoran, menjalin kemitraan dengan PKBM serta Yayasan yang ada di Kota Bogor.
“Pola kerjasamanya, dengan cara sewa tempat ruang belajar di setiap kelompok pembelajaran (Pokjar) Sekolah Umum Kabogoran,” ujarnya.
Sejauh ini, kata Resha, Sekolah Umum Kabogoran mempunyai beberapa pokjar yang tersebar di wilayah Kota Bogor yakni di Bogor Selatan dan Bogor Utara.
Resha menjelaskan, Sekolah Umum Kabogoran adalah sekolah non formal yang di inisiasi oleh Generasi muda Kota Bogor yang mempunyai visi dan misi yang sama.
“Kita ingin bermanfaat, dengan menjadi creator dan bukan folowers dengan Gerakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu khususnya Generasi Milineneals untuk mendapatkan pendidikan,” katanya.
Resha menambahkan, para Siswa dan Siswi PKBM Sekolah Umum Kabogoran selama ini tidak dipungut biaya dan seluruh biaya pendidikan dilaksanaka gratis.
“Sampai hari ini, kegiatan operasional untuk biaya pendidikan kita lakukan secara iuran dan bantuan donasi dari Donatur yg tidak mengikat. Dan kita tidak pernah menerima bantuan dana dari Dinas Pendidikan (Disdik),” tegasnya.
Lebih lanjut, Mahasiswa tingkat akhir disalah satu Universitas dikota bogor ini menjelaskan, Sekolah Umum Kabogoran adalah salah satu ruang kebaikan dari generasi muda utk membantu generasi muda lainnya yang kurang mampu terutama di bidang pendidikan.
“Makanya, kita ambil tema kali ini pemuda peduli pendidikan disingkat PPP. Semoga gerakan ini, menjadi jembatan kebaikan untuk membantu sahabat kita untuk meraih mimpi mereka yang tertunda,” katanya.
Oleh karena itu, Resha meminta kepada pemerintah kota bogor khususnya dinas pendidikan untuk hadir mensuport setiap gerakan kebaikan yang dilakukan anak muda. (Fik)























Discussion about this post