BogorOne.Co.Id | Leuwisadeng – Mekanisme Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dinilai Pemerintah banyak memiliki kelemahan, diantaranya menurunkan Kualitas sekolah unggul, hingga berpotensi pada pelanggaran Administrasi Kependudukan dan KKN, akhirnya sistem PPDB tersebut diganti dengan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), yang resmi diberlakukan untuk tahun ajaran 2025 – 2026.
Nah…dalam rangka dimulainya pemberlakuan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025 – 2026 ini, Yayasan Pesona Dywantara yang menaungi SMP dan SMK Pesona Dywantara Leuwisadeng, di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Selasa (11/11/2025), menggelar sosialisasi SPMB, dihadiri siswa siswi berserta para orang tua, termasuk undangan para kepala sekolah SD dan SMP terdekat, berikut hadir Perwakilan Forkopimcam Leuwisadeng yakni Kompol. Maryanto Kapolsek Leuwliang, Kanit Pol PP Kecamatan Leuwisadeng Chepy berserta jajaran.
“Acara launching SPMB yang kami gelar ini, tak lain dalam rangka pembukaan sekaligus seleksi penerimaan siswa baru”, kata Budi Antoro ketua Yayasan Pesona Dywantara kepada BogorOne.Co.Id.
Sedangkan untuk proses penyaringan dan seleksi para calon siswa baru yang sudah dilaksanakan sekolahnya sambung Budi, pihak Pesona Dywantara sudah menerapkan sejak awal November 2025 kemarin.
“Kami sudah melakukan seleksi sekaligus penyaringan khusus kepada anak anak yang benar benar punya niat bersekolah di SMP dan SMK Pesona Dywantara”, ungkapnya.
Dan Kata Budi lagi, dimana kesemua jurusan yang dimiliki oleh SMK Pesona Dywantara, merupakan bidang bidang yang sangat unggul yang banyak dibutuhkan oleh dunia dunia usaha masa kini dan masa mendatang.
“Di SMK Pesona Dywantara tersedia enam jurusan, yang paling terbaru adalah jurusan Tata Boga Kuliner”, bebernya.
Selain Jurusan Tata Boga Kuliner lanjut dia, di SMK Pesona Dywantara juga tersedia jurusan Perkantoran, Tehnik Sepeda Motor, Perhotelan, Pemasaran (Marketing), dan Multy Media.
“Agar diketahui, kesemua jurusan tersebut, merupakan jurusan terfavorit yang sangat diminati oleh 1200 siswa kami”,terangnya.
Sementara pada kesempatan yang sama, Budi mencoba berpromosi, bahwa saat ini disekolahnya sudah tersedia berbagai sarana prasarana dengan fasilitas lengkap berstandar nasional.
“Karena ketika anak anak lulus nanti dan akan menggeluti jenjang dunia usaha atau dunia kerja di Level Nasional, maka dapat kami pastikan, seluruh siswa kami sudah siap untuk bekerja ditingkat Nasional tanpa mengalami kesulitan”, pungkasnya.
Editor : Jef Sukapura























Discussion about this post